JAKARTA, Gonesia.com – Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) secara resmi akan menghentikan seluruh pertandingan Liga Argentina pada menit ke-10 sebagai bentuk penghormatan bagi Lionel Messi yang memutuskan pensiun dari panggung internasional.
Keputusan tersebut diambil AFA untuk mengapresiasi kontribusi luar biasa sang megabintang selama dua dekade berseragam La Albiceleste.
“Asosiasi Sepak Bola Argentina memutuskan bahwa sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas karier Lionel Messi bersama Tim Nasional Argentina, wasit akan menghentikan pertandingan pada menit ke-10 dalam seluruh laga,” demikian pernyataan AFA seperti dikutip JPNN.com pada Kamis (3/9).
Otoritas sepak bola tertinggi di Argentina tersebut juga mengajak seluruh elemen pendukung untuk berpartisipasi dalam momen emosional ini.
“Kami menantikan kehadiran Anda di lapangan. Bergabunglah bersama kami dalam penghormatan ini,” ujarnya.
Messi secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional pada Senin (31/8) lalu.
Keputusan tersebut menandai akhir dari perjalanan panjang seorang legenda yang telah mencatatkan 207 penampilan bagi negaranya.
Angka tersebut sekaligus menempatkan Messi sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Tim Nasional Argentina.
Selain rekor penampilan, ia juga menutup karier internasionalnya dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Argentina dengan total 125 gol.
Laga terakhir yang ia jalani bersama skuad nasional terjadi pada final Piala Dunia 2026 saat menghadapi Spanyol bulan Juli lalu.
Keputusan gantung sepatu kali ini menjadi babak penutup bagi karier internasional pemain berusia 39 tahun tersebut.
Sebelumnya, ia pernah menyatakan pensiun pada tahun 2016 pasca kekalahan menyakitkan dari Chile di final Copa America.
Namun, ia memutuskan membatalkan rencana tersebut dan kembali berjuang hingga akhirnya mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar.
Debut internasional Messi sendiri dimulai pada tahun 2005 saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Hungaria.
Sejak saat itu, ia berkembang menjadi sosok paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Negeri Tango.
Di kancah Piala Dunia, ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah dengan koleksi 21 gol.
Catatan tersebut hanya terpaut satu gol dari rivalnya, Kylian Mbappe, yang memegang rekor dengan 22 gol.
Dalam daftar pencetak gol internasional sepanjang masa, Messi menempati posisi kedua tepat di bawah Cristiano Ronaldo.
Secara personal, Messi mengakui bahwa kepergian sang ayah, Jorge Messi, menjadi faktor pendorong utama di balik keputusannya saat ini.
Ia mengaku bahwa peristiwa duka tersebut membuatnya semakin yakin untuk mengakhiri pengabdian di tim nasional.
Meski telah pensiun dari timnas, Messi dipastikan tetap melanjutkan karier profesionalnya di level klub.
Ia akan tetap memperkuat Inter Miami di Major League Soccer (MLS) hingga kontraknya berakhir pada tahun 2028 mendatang.


