JAKARTA, Gonesia.com – Arus modal asing kembali membanjiri pasar modal domestik dengan mencatatkan beli bersih atau net buy senilai Rp 7,1 triliun sepanjang pekan ini.
Lonjakan investasi asing ini menjadi pembalikan arah yang signifikan dibandingkan catatan pekan sebelumnya yang justru mengalami jual bersih atau net sell sebesar Rp 3,36 triliun.
Data dari Katadata menunjukkan bahwa antusiasme investor global terfokus pada saham-saham berkapitalisasi besar dan sektor komoditas.
Para pelaku pasar asing terpantau mengakumulasi saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan nilai beli bersih mencapai Rp 469,18 miliar.
Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut menjadi incaran utama dengan net buy sebesar Rp 426,56 miliar.
Ia menambahkan bahwa saham PT Timah Tbk (TINS) juga mencatatkan beli bersih yang cukup masif dari investor asing senilai Rp 243,99 miliar.
Namun, tidak semua saham mendapatkan sentimen positif di tengah derasnya arus masuk modal tersebut.
Investor asing terpantau melepas saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp 203,11 miliar.
Aksi borong investor asing ini secara langsung mengerek performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil menutup pekan di zona hijau.
Indeks tercatat menguat 0,8% hingga bertengger di level 6.236,13 pada akhir perdagangan pekan ini.
Secara akumulatif dalam kurun waktu satu pekan, indeks saham nasional berhasil membukukan kenaikan sebesar 0,6%.
Kenaikan indeks ini juga berdampak positif pada nilai kapitalisasi pasar yang kini mencapai Rp 10.923 triliun.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan posisi pekan lalu yang berada di level Rp 10.870 triliun.
Meski indeks menguat, data perdagangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan adanya penurunan pada aktivitas transaksi.
Volume transaksi perdagangan tercatat turun 31,23% dibandingkan pekan lalu menjadi 30,04 miliar saham.
Frekuensi perdagangan saham pun mengalami koreksi sebesar 31,88% menjadi 1,81 juta kali transaksi.
Dominasi investor domestik dalam struktur transaksi pasar modal Indonesia masih tetap terjaga meski sedikit melemah.
Porsi transaksi investor lokal tercatat mencapai 66% dari total nilai transaksi, turun dari capaian pekan lalu sebesar 69%.
Di sisi lain, kontribusi transaksi investor asing justru mengalami peningkatan dari 31% menjadi 34%.
Sepanjang pekan ini, total transaksi beli yang dilakukan investor asing mencapai Rp 29,77 triliun.
Sementara itu, total transaksi jual yang dilakukan oleh investor asing tercatat sebesar Rp 22,67 triliun.
Kondisi ini mengonfirmasi bahwa kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia masih cukup kuat di tengah dinamika global.
Para analis menilai pergerakan modal asing ini menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional di masa mendatang.


