JAKARTA, Gonesia.com – Kebakaran hebat yang melanda Hotel Pullman Grogol, Jakarta Barat, pada Sabtu (1/8/2026) pagi diduga kuat dipicu oleh gangguan teknis berupa korsleting listrik di area lantai dua bangunan tersebut.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta mencatat laporan mengenai insiden ini masuk ke Command Center pada pukul 07.59 WIB.
Respons cepat ditunjukkan oleh otoritas pemadam kebakaran dengan mengerahkan tujuh unit mobil pemadam yang tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.04 WIB.
Operasi pemadaman secara resmi dimulai satu menit setelah tim tiba, tepatnya pada pukul 08.05 WIB.
Petugas di lapangan berhasil melokalisasi titik api dengan cepat hanya dalam durasi dua menit saja.
Proses pelokalisasi api dinyatakan tuntas pada pukul 08.07 WIB sebelum petugas beralih ke tahap pendinginan area pada pukul 08.15 WIB.
Secara keseluruhan, rangkaian operasi penanganan kebakaran di fasilitas hotel tersebut dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 09.15 WIB.
“Situasi dan status kebakaran: pemadaman selesai,” tulis keterangan resmi dari Command Center Gulkarmat Jakarta, sebagaimana dikutip dari JPNN.com.
Untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merambat, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat menambah kekuatan dengan total 14 unit mobil pemadam.
Sebanyak 70 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran serta pendinginan struktur bangunan yang terdampak.
Kronologi kejadian bermula saat seorang petugas keamanan hotel mencium bau asap menyengat saat melakukan patroli rutin di area tangga darurat lantai P5 pada pukul 07.54 WIB.
Setelah melakukan pengecekan mendalam, petugas keamanan menemukan titik api yang muncul di lantai P4.
Ia kemudian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di fasilitas hotel.
Namun, upaya mandiri tersebut tidak membuahkan hasil karena intensitas api yang terus membesar.
Petugas sekuriti akhirnya memutuskan untuk segera menghubungi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna meminta bantuan profesional.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti penyebaran api yang diduga bersumber dari lantai dua.
Situasi di lokasi kejadian kini telah dinyatakan aman dan terkendali sepenuhnya oleh petugas.
Pihak manajemen hotel maupun otoritas kebakaran belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian materiil.
Tidak ada laporan mengenai tamu hotel yang terluka dalam insiden yang terjadi di akhir pekan tersebut.
Proses identifikasi mengenai kerusakan fasilitas di lantai P4 dan area lainnya masih terus dilakukan oleh tim teknis.
Sistem proteksi kebakaran di hotel tersebut akan menjalani pemeriksaan berkala untuk memastikan keamanan operasional ke depannya.


