SURABAYA, Gonesia.com – Persebaya Surabaya resmi melakukan langkah strategis di bursa transfer dengan mengamankan jasa bek tangguh asal Cape Verde, Yuran Fernandes, untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim depan.
Kepastian bergabungnya pemain berusia 31 tahun ini menandai berakhirnya era pengabdian sang pemain bersama PSM Makassar yang telah berlangsung selama empat musim terakhir.
Manajemen Bajul Ijo memberikan kepercayaan penuh kepada Yuran dengan menyodorkan kontrak kerja berdurasi multiyears.
Langkah cepat ini diambil sebagai upaya nyata Persebaya untuk membangun fondasi pertahanan yang lebih solid dan berpengalaman dalam mengarungi kompetisi Liga 1.
Yuran dipandang sebagai kepingan penting yang dibutuhkan tim untuk meningkatkan kualitas permainan di sektor belakang.
Karier pemain ini di Indonesia memang cukup mentereng setelah sukses mengantarkan Juku Eja meraih gelar juara Liga 1 pada musim 2022/23.
Selama berseragam PSM Makassar, ia dikenal luas sebagai bek yang konsisten dan memiliki ketenangan tinggi saat menghadapi tekanan lawan.
Keputusan untuk meninggalkan Makassar murni didasari oleh keinginan mencari tantangan baru dalam karier profesionalnya sebagai pesepak bola.
Ia menepis anggapan bahwa kepindahannya dipicu oleh kejenuhan atau penurunan performa selama berada di klub sebelumnya.
Sebaliknya, ia justru memandang transisi ini sebagai momentum krusial untuk keluar dari zona nyaman demi perkembangan kemampuan individu yang lebih baik.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah peluang yang bagus untuk menghadapi tantangan baru dalam karier saya,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi klub kebanggaan warga Surabaya tersebut sejak hari pertama bergabung.
“Saya datang dengan semangat tinggi dan ingin memberikan kemampuan terbaik untuk tim,” lanjutnya.
Kehadirannya di Surabaya membawa ekspektasi besar dari suporter agar lini pertahanan tim menjadi lebih sulit ditembus oleh penyerang lawan.
Pengalamannya mencatatkan dua penampilan bersama Timnas Cape Verde menjadi nilai tambah bagi kepemimpinan di lapangan.
Ia diharapkan mampu menjadi mentor sekaligus pemimpin bagi pemain muda di skuad Persebaya sepanjang musim mendatang.
Proses adaptasi diharapkan berjalan lancar mengingat jam terbang tinggi yang dimilikinya selama berkarier di sepak bola Indonesia.
“Setelah cukup lama berada di satu tempat, saya merasa inilah saat yang tepat untuk mengambil langkah baru agar bisa terus berkembang sebagai pemain,” tambahnya.
Manajemen tim kini tengah mematangkan komposisi skuad untuk memastikan target juara tetap berada dalam jangkauan.
Kehadiran sosok dengan mental juara seperti dia menjadi modal berharga dalam menghadapi ketatnya persaingan di papan atas klasemen.
Seluruh elemen klub menaruh harapan besar agar transfer ini mampu memberikan dampak instan terhadap performa kolektif tim di lapangan hijau.


