Bandung – Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia menyusul wafatnya musisi legendaris Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah, atau yang dikenal luas sebagai Acil Bimbo, pada Senin (1/9) malam. Kepergian salah satu personel grup musik Bimbo ini sontak membawa duka mendalam bagi keluarga, termasuk aktris dan penyanyi Adhisty Zara, yang merupakan cucunya.
Acil Bimbo mengembuskan napas terakhir pada usia 82 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, sekitar pukul 22.13 WIB. Beliau meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Adhisty Zara mengungkapkan kesedihan mendalamnya. Mantan personel JKT48 itu membagikan beberapa foto kenangan bersama sang kakek, disertai ucapan perpisahan yang menyentuh hati. “Pipu sayang Kiyang, selamat jalan Aki sayang,” tulis Zara, Selasa (2/9) dini hari. Ia juga mencoba mengikhlaskan kepergian sang kakek, meyakini bahwa kini “Kiyang sudah enggak sakit lagi.”
Putri Acil Bimbo, Sofia Yulinar, mengonfirmasi bahwa jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka di kawasan Cigadung, Kota Bandung. Rencananya, jenazah Acil Bimbo akan dimakamkan di kawasan Cipageran, Cimahi, Jawa Barat, pada Selasa (2/9).
Semasa hidup, mendiang Acil Bimbo dikenal sebagai seniman yang produktif. Bersama grup musik Bimbo, ia menghasilkan banyak karya monumental, termasuk lagu-lagu religi yang populer dan menjadi bagian dari budaya pop Indonesia.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Ernawati, empat orang anak, serta beberapa cucu. Selain Adhisty Zara, cucu lainnya yang juga dikenal publik adalah mantan anggota grup idola JKT48, Hasyakyla Utami.
Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah lahir pada 20 Agustus 1943.


