Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan rencana pemberlakuan diskon tarif tol untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini akan dibahas lebih lanjut dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk finalisasi pelaksanaannya.
Dody Hanggodo menyatakan bahwa diskon tarif tol akan diberikan seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ya, seperti biasanya nanti ada (diskon tarif tol). Nanti kita diskusikan dengan para BUJT,” ujar Dody di Jakarta pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Meski belum dapat memastikan besaran diskon dan ruas tol mana saja yang akan mendapatkan potongan tarif, Dody memperkirakan skema diskon akan serupa dengan Nataru tahun sebelumnya. “Kira-kira sama. Tapi detailnya nantilah,” tambahnya.
Rencana diskon tarif tol ini merupakan bagian dari paket stimulus khusus yang sebelumnya diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyambut Nataru.
Paket stimulus tersebut mencakup berbagai insentif, seperti diskon tiket pesawat, insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), diskon kapal, diskon kereta api, hingga Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).
Kementerian PU bersama BUJT telah menerapkan berbagai persiapan, termasuk pemberlakuan diskon tarif tol, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik pada masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 lalu.
Pada periode tersebut, potongan tarif tol sebesar 10 persen berlaku untuk semua golongan kendaraan. Kebijakan ini bertujuan memaksimalkan distribusi lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan pada puncak arus mudik maupun balik.
Adapun pemberian potongan tarif tol untuk klaster Jalan Tol Trans-Jawa berlaku terintegrasi mulai dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, hingga Jalan Tol Semarang Seksi ABC.
Sementara itu, untuk koridor Trans-Sumatera, potongan tarif tol 10 persen pada seluruh golongan kendaraan saat arus mudik berlaku di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (GT Bakauheni Selatan-GT Kayu Agung Utama), ruas Kayu Agung-Palembang (Kayu Agung Utama-Kramasan), dan ruas Tol Pekanbaru-Dumai.


