Gonesia – Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Ousmane Dembele, resmi meraih Ballon d’Or 2025 setelah tampil gemilang dengan 35 gol dan 14 *assist* dalam 53 pertandingan musim lalu. Kontribusi luar biasanya berhasil mengantarkan PSG menorehkan sejarah *treble winners* Liga Champions, Ligue 1, dan Coupe de France dalam satu musim.
Penghargaan prestisius ini menandai titik balik luar biasa bagi pemain asal Prancis tersebut. Setelah enam tahun yang penuh cedera dan kritik pedas selama membela Barcelona, Dembele kini dipuja sebagai pesepak bola terbaik di dunia.
Dembele didatangkan Barcelona pada 2017 dengan mahar fantastis sekitar Rp 2,7 triliun. Namun, kariernya di Camp Nou lebih sering diwarnai 14 kali cedera otot dan isu kedisiplinan, sehingga bakatnya sebagai *prodigy* remaja jarang terlihat.
Perubahan signifikan terjadi setelah kepindahannya ke PSG pada 2023. Awalnya, performanya biasa saja. Namun, pada Desember 2023, pelatih Luis Enrique mengambil keputusan berani menggeser Dembele dari sayap kanan ke posisi penyerang tengah saat menghadapi Lyon.
Keputusan itu berbuah manis. Dalam paruh kedua musim, Dembele mampu mencetak 30 gol tambahan. Analis sepak bola Julien Laurens menyebutnya sebagai “pemain terbaik di tim terbaik dunia” dan memuji kisah transformasinya yang luar biasa.
Selain gol dan *assist*, Dembele juga memimpin lini depan PSG dalam *pressing* dan *counter-pressing*. Ia menjadi pemain pertama yang menekan lawan, termasuk saat final Liga Champions melawan Inter Milan. Kerja kerasnya dianggap lebih penting daripada sekadar statistik gol.
Dembele telah dikenal sebagai talenta jenius sejak kecil di akademi Rennes, mencetak 12 gol di Ligue 1 pada usia 18 tahun dan dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Kariernya melesat ke Borussia Dortmund sebelum akhirnya berlabuh ke Barcelona.
Ballon d’Or 2025 menjadi bukti nyata transformasi menakjubkan Ousmane Dembele. Dari karier penuh cedera di Barcelona hingga puncak kejayaan bersama PSG, ia membuktikan diri sebagai pemain terbaik dunia dan memperkuat status PSG sebagai penguasa Eropa.

