IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG Ditutup Menguat ke 6.462, Saham BBCA dan BINA Jadi Sorotan

Tampilan layar monitor yang menunjukkan grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di bursa efek.
IHSG ditutup menguat ke level 6.462 pada perdagangan Kamis, 17 September 2026.

Jakarta, Gonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa positif pada penutupan perdagangan Kamis, 17 September 2026, dengan kenaikan sebesar 0,40% ke level 6.462.

Aktivitas pasar modal hari ini diwarnai oleh aksi transaksi crossing jumbo yang melibatkan emiten perbankan besar.

Berdasarkan data dari Katadata, saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) milik konglomerat Anthoni Salim mencatatkan transaksi crossing di harga Rp 4.080 dengan nilai mencapai Rp 734,40 miliar.

Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang berada di bawah kendali Grup Djarum turut mengalami crossing di level Rp 6.362 dengan nilai transaksi sebesar Rp 305,52 miliar.

Secara keseluruhan, data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham sepanjang hari ini menyentuh angka Rp 13,93 triliun.

Prediksi IHSG Jumat 18 September 2026: Cermati Sentimen The Fed dan Minyak

Volume perdagangan tercatat mencapai 28,54 miliar saham dengan total kapitalisasi pasar berada di posisi Rp 11.298 triliun.

Sentimen positif mendominasi pasar, di mana sebanyak 384 saham ditutup di zona hijau.

Sebaliknya, terdapat 244 saham yang mengalami koreksi dan 164 saham lainnya stagnan.

Dinamika pasar hari ini didukung oleh performa mayoritas sektor yang melaju di zona positif.

Dari sebelas sektor yang tercatat di BEI, hanya sektor kesehatan yang gagal bertahan dan tergelincir ke zona merah.

IHSG Rebound ke 6.462, Cek Saham Top Gainers LQ45 Hari Ini

Sektor kesehatan mencatatkan penurunan sebesar 0,55% pada penutupan sesi perdagangan sore ini.

Salah satu pemicu pelemahan sektor tersebut adalah koreksi pada saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) sebesar 1,24% ke level Rp 1.995.

Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia terpantau variatif di tengah sentimen global.

Indeks Nikkei tercatat naik sebesar 0,363% dan indeks Straits Times tumbuh sebesar 0,45%.

Namun, kondisi berbeda dialami oleh bursa saham Tiongkok dan Hong Kong.

Fitch Ratings Pertahankan Peringkat BBB dengan Outlook Negatif untuk INA

Indeks Shanghai Composite terkoreksi 0,41%, sementara indeks Hang Seng harus tergelincir sebesar 0,44%.

Di sisi lain, daftar saham top gainers hari ini dipimpin oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang melonjak 16,18% ke harga Rp 790.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada PT Singaraja Putra Tbk (SINI) yang menguat 16,06% ke level Rp 16.800.

Selanjutnya, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) turut mencatatkan apresiasi sebesar 7,71% ke level Rp 4.190.

Sementara itu, jajaran top losers diisi oleh saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) yang terkoreksi 6,01% ke level Rp 344.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 4,85% ke posisi Rp 4.900.

Terakhir, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan penurunan sebesar 4,03% ke level Rp 1.310 pada penutupan perdagangan hari ini.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

05

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

06

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

07

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru