JAKARTA, Gonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil memutus rantai pelemahan yang terjadi selama enam hari beruntun dengan mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Kamis, 17 September 2026.
Data pasar menunjukkan indeks utama domestik ini ditutup menguat sebesar 0,40% atau bertambah 25,5 poin menuju posisi 6.462,43.
Pergerakan bursa sepanjang hari ini terpantau lebih dominan berada di zona hijau meskipun sempat menyentuh level terendah di angka 6.418.
Sentimen positif pelaku pasar juga mendorong indeks sempat mencapai level tertinggi harian di posisi 6.500 sebelum akhirnya ditutup di angka 6.462,43.
Pemulihan indeks didorong oleh aksi beli investor pada mayoritas sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sektor IDX Barang Konsumer Non Primer menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan mencapai 1,63%.
Dukungan juga datang dari sektor energi yang menguat sebesar 1,17% di tengah volatilitas harga komoditas global.
Sektor IDX Barang Konsumer Primer turut memberikan kontribusi positif dengan mencatatkan kenaikan sebesar 0,88%.
Laju indeks juga terbantu oleh performa sektor perindustrian yang menguat 0,82% serta sektor teknologi yang naik 0,67%.
Sektor transportasi, infrastruktur, barang baku, keuangan, serta properti dan real estate juga tercatat berakhir di zona positif.
Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang gagal bertahan di zona hijau dengan pelemahan sebesar 0,55%.
Aktivitas perdagangan di pasar modal hari ini tergolong cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 27,58 miliar lembar saham.
Nilai transaksi yang dibukukan oleh investor sepanjang sesi perdagangan Kamis ini mencapai angka Rp 13,77 triliun.
Dinamika pasar hari ini menunjukkan dominasi sentimen positif dengan 384 saham ditutup menguat.
Sementara itu, sebanyak 244 saham tercatat mengalami koreksi dan 164 saham lainnya stagnan.
Di jajaran indeks LQ45, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,43% menuju harga Rp 1.455 per saham.
Emiten PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga mencatatkan kinerja impresif dengan menguat 5,00% ke level Rp 945 per saham.
Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut masuk dalam jajaran top gainers setelah menguat 4,67% ke harga Rp 3.140 per saham.
Di sisi lain, tekanan jual masih membayangi beberapa saham berkapitalisasi besar yang masuk dalam daftar top losers.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengalami tekanan dengan penurunan sebesar 4,85% ke level Rp 4.900 per saham.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga berada dalam daftar saham yang melemah dengan koreksi sebesar 3,11% ke posisi Rp 4.680 per saham.
Koreksi pada saham TLKM juga terlihat pada variasi harga lainnya yang turun sebesar 2,63% ke level Rp 2.590 per saham.
Keberhasilan IHSG keluar dari tren negatif ini memberikan sinyal optimisme bagi para pelaku pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Para analis memantau ketat apakah momentum penguatan ini dapat berlanjut pada perdagangan esok hari.


