JAKARTA, Gonesia.com – PSSI resmi mengukuhkan kemitraan strategis dengan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, guna mengakselerasi pengembangan ekosistem sepak bola nasional melalui pertukaran ilmu kepelatihan dan pembinaan talenta muda.
Prosesi penandatanganan kerja sama tersebut secara formal dilakukan dalam ajang Indonesia Sports Summit 2026 yang berlangsung pada Sabtu (12/9).
Langkah kolaboratif ini sebenarnya telah mulai diimplementasikan oleh kedua belah pihak sejak awal Januari 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa fokus utama dari kemitraan ini adalah pengiriman pelatih muda potensial ke Belanda untuk mendapatkan pelatihan intensif.
Selain sektor kepelatihan, program ini juga membuka peluang lebar bagi pesepak bola muda tanah air untuk berlatih langsung di markas Ajax Amsterdam.
“Kami akan mencari pelatih-pelatih terbaik yang nantinya kami kirim ke Ajax. Termasuk juga generasi muda kami yang bagus, nanti Ajax juga bisa memilih untuk menjadi talent pool,” ujar Erick melalui keterangan resmi yang dilansir JPNN.com.
Ia menambahkan bahwa rekam jejak Ajax dalam melahirkan pemain kelas dunia menjadi alasan utama pemilihan klub tersebut sebagai mitra strategis PSSI.
“Ajax punya pengalaman panjang dalam pengembangan talenta dan juga pelatih. Sudah banyak pelatih dan pemain dari Ajax yang mendunia, bahkan menjadi legenda di banyak negara,” lanjutnya.
CEO Ajax, Menno Geelen, menyambut hangat inisiatif kerja sama yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi peta kekuatan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
Dia mengungkapkan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat berbagi metodologi pembinaan dengan federasi sepak bola Indonesia.
“Sebuah kehormatan bagi kami untuk bisa bekerja sama dengan PSSI. Semoga Ajax bisa memberikan kontribusi lebih besar untuk membantu perkembangan sepak bola di Indonesia,” ujar Geelen.
Sebelum menjalin kemitraan dengan Indonesia, Ajax telah memiliki portofolio kerja sama pengembangan sepak bola di berbagai negara seperti Meksiko, Austria, Italia, Spanyol, Yunani, Uzbekistan, hingga Jepang.
Klub berjuluk De Godenzonen ini memang dikenal memiliki tradisi panjang dalam mencetak bintang sepak bola global melalui sistem akademi yang terstruktur.
Deretan legenda seperti Johan Cruyff, Patrick Kluivert, hingga bintang modern seperti Frenkie de Jong merupakan produk asli dari sistem pembinaan klub tersebut.
Efektivitas akademi mereka, yang dikenal dengan nama Sportpark De Toekomst, juga terbukti mampu mengasah kemampuan pemain internasional.
Beberapa nama besar jebolan akademi Ajax di antaranya adalah Christian Eriksen, Kasper Dolberg, Sergino Dest, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, serta Thomas Vermaelen.
Melalui kerja sama ini, PSSI berharap standar pembinaan sepak bola di Indonesia dapat meningkat secara signifikan dengan mengadopsi kurikulum dan filosofi kepelatihan yang diterapkan oleh Ajax.
Program ini diproyeksikan menjadi jembatan bagi para pemain muda Indonesia untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi di Eropa.
Implementasi teknis dari pengiriman pelatih dan pemain tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh tim teknis PSSI bersama perwakilan Ajax.
Kemitraan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya besar PSSI dalam melakukan transformasi sepak bola Indonesia menuju level yang lebih profesional dan kompetitif.


