GIANYAR, Gonesia.com – Bali United menatap laga pekan kedua Super League 2026-2027 melawan tim promosi Isenmulang Kalteng FC dengan kewaspadaan tinggi di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9) malam.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menekankan bahwa timnya tidak boleh jemawa meskipun diunggulkan secara kualitas materi pemain atas lawan dari Kalimantan tersebut.
Ia saat ini tengah bergelut dengan tantangan teknis dalam meramu komposisi starting XI terbaik akibat banyaknya wajah baru di lini skuad.
Proses adaptasi dan aklimatisasi menjadi kendala utama yang harus segera diselesaikan bagi para penggawa anyar yang didatangkan musim ini.
Johnny Jansen menyoroti perbedaan iklim sebagai faktor penghambat performa optimal para pemain asingnya di lapangan.
“Pemain asing baru jelas terpengaruh dengan kondisi cuaca di sini,” ujar pelatih asal Belanda tersebut sebagaimana dikutip dari JPNN.com.
Ia menambahkan bahwa perbedaan suhu antara Eropa dengan Indonesia yang cenderung lembap dan panas menjadi tantangan besar bagi fisik pemain.
Saat ini, Bali United tercatat memiliki total 11 pemain asing yang masuk dalam proyeksi tim untuk musim kompetisi 2026-2027.
Lima di antaranya merupakan rekrutan anyar, yakni penyerang Jort van der Sande dan winger Remco Balk.
Selain itu, terdapat gelandang Queven da Silva Inacio serta bek tangguh Thomas Lam dan gelandang serang Jay Herdman.
Dari deretan nama tersebut, hanya Jay Herdman yang hingga kini belum mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan resmi.
Meskipun demikian, ia mengaku tidak merasa risau dengan kondisi tersebut karena kompetisi baru saja memasuki babak awal.
Dirinya meyakini bahwa para pemain asing akan segera beradaptasi dan memahami skema permainan yang telah disusun oleh tim pelatih.
Ia menegaskan bahwa kunci meraih tiga poin dalam pertandingan nanti adalah menjaga fokus selama 90 menit penuh.
“Kami harus fokus. Jangan sampai kehilangan konsentrasi dan lengah di sepanjang laga,” katanya menegaskan strategi tim.
Persiapan matang yang telah dilakukan selama delapan minggu masa pramusim menjadi modal utama skuad Serdadu Tridatu.
Ia optimistis dengan kesiapan fisik dan taktik yang telah diberikan kepada seluruh pemain selama masa persiapan panjang tersebut.
“Kami punya persiapan yang cukup panjang. Kami optimistis menatap laga ini,” tuturnya menutup pernyataan resmi jelang pertandingan.
Laga malam ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi rotasi pemain yang dilakukan oleh sang pelatih di depan publik sendiri.


