IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Lonjakan Data Center Dorong Potensi Saham Energi Terbarukan

Ilustrasi instalasi panas bumi geothermal sebagai sumber energi terbarukan untuk kebutuhan listrik pusat data
Sektor energi terbarukan diproyeksikan tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan listrik dari industri pusat data.

JAKARTA, Gonesia.com — Ekspansi masif industri pusat data di Indonesia kini menjadi katalis utama yang memicu optimisme pertumbuhan saham di sektor energi baru dan terbarukan (EBT).

Lonjakan kebutuhan listrik yang stabil dan berkelanjutan dari fasilitas pusat data serta ekosistem kecerdasan buatan (AI) memaksa perusahaan energi untuk beralih ke sumber daya yang lebih andal.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menegaskan bahwa panas bumi merupakan solusi paling ideal untuk memenuhi kebutuhan listrik baseload yang memerlukan pasokan 24 jam tanpa interupsi.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani menyatakan bahwa kebutuhan pusat data dan AI factory memiliki karakter yang sangat spesifik yakni pasokan listrik harus stabil, tersedia 24 jam, sekaligus bersih.

Ia mengungkapkan bahwa karakter tersebut memang cukup sulit dipenuhi oleh sumber energi terbarukan lain yang masih bersifat intermiten atau tidak stabil.

Upah Riil Jepang Naik 2,4%, Tertinggi Sejak 2021

Demi mempercepat adopsi energi panas bumi bagi pusat data, perusahaan menyoroti pentingnya penyempurnaan regulasi tarif agar lebih kompetitif, transparan, dan predictable.

Selain itu, ia menambahkan bahwa perlu adanya perluasan pemanfaatan insentif fiskal serta akses ke pendanaan hijau atau green financing.

Sinkronisasi antara Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), serta target Commercial Operation Date (COD) juga menjadi catatan krusial bagi pemerintah.

Ahmad memaparkan bahwa pihaknya kini telah memiliki peta jalan pengembangan kapasitas yang terukur untuk jangka panjang.

“Dari sisi kapasitas, PGEO menargetkan pertumbuhan bertahap menuju sekitar 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan sekitar 1,8 GW pada 2034, yang akan ditopang oleh portofolio sumber daya sekitar 3 GW. Pengembangan ini dioptimalisasi melalui pipeline proyek yang sudah jelas dan terukur,” kata Ahmad dalam keterbukaan informasi, Senin (7/8/2026).

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Okupansi Hotel Dekat Bandara Naik

Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama, memandang bahwa pusat data memang menjadi sentimen tambahan yang memperkuat visibilitas permintaan energi.

Menurutnya, kebutuhan listrik yang besar dari industri ini akan menjadi penopang pendapatan jangka panjang bagi emiten yang mampu menyediakan energi bersih secara konsisten.

Ia menyatakan bahwa “Data center menjadi katalis tambahan yang dapat memperbesar visibility permintaan,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (8/9/2026).

Meskipun demikian, ia mengingatkan investor bahwa hambatan masuk ke sektor ini tergolong tinggi karena membutuhkan investasi besar serta kepastian kontrak dengan offtaker.

Senada dengan hal tersebut, Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan menilai PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memiliki potensi besar untuk menangkap peluang ini.

Setahun Menjabat Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Evaluasi Kinerja dan Tantangan Ekonomi

Andreas merekomendasikan beli saham ADRO dengan target harga Rp 3.800 per saham karena kapasitas pengembangannya yang masih sangat luas.

Sementara itu, Elandry menyarankan investor untuk tetap jeli melihat realisasi nyata dari narasi pusat data tersebut.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan harga saham yang berkelanjutan harus didukung oleh bukti konkret berupa kontrak pendapatan yang berulang atau recurring revenue.

“Sentimen data center bisa meningkatkan risk appetite terhadap saham EBT, tetapi rerating yang berkelanjutan tetap membutuhkan bukti bahwa permintaan tersebut berubah menjadi recurring revenue dan pertumbuhan laba,” jelas dia.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

08

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

Berita Terbaru