IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Kepala Badan Gizi Nasional Copot 137 Kepala Dapur Terkait Kasus Keracunan

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono saat memberikan keterangan pers terkait evaluasi program Makan Bergizi Gratis.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono mencopot 137 kepala dapur program Makan Bergizi Gratis menyusul kasus keracunan.

Jakarta, Gonesia.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengambil langkah tegas dengan mencopot 137 kepala dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia per Rabu, 5 Agustus 2026.

Keputusan drastis tersebut diambil sebagai buntut dari hasil evaluasi menyeluruh terhadap berbagai pelanggaran operasional yang terjadi di lapangan.

Pelanggaran yang ditemukan mencakup insiden keracunan pangan hingga persoalan tata kelola serta kedisiplinan pengelola dapur.

Sebanyak 49 kepala dapur yang dicopot berasal dari wilayah Jawa Barat.

Selanjutnya, sebanyak 26 kepala dapur dari Lampung juga terkena sanksi serupa.

KPK Temukan 8.500 Dolar Singapura di Ruang Kepala Imigrasi Jaksel

Wilayah Jawa Timur mencatatkan 11 kepala dapur yang diberhentikan dari jabatannya.

Provinsi Sumatra Utara dan Banten masing-masing memiliki 10 kepala dapur yang dicopot.

Sementara itu, lima kepala dapur di Jawa Tengah turut masuk dalam daftar sanksi.

Salah satu dapur di Jawa Tengah yang ditindak adalah unit di Semarang yang sempat menjadi sorotan publik akibat kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang.

Sudaryono menjelaskan bahwa tindakan pemberhentian tidak hanya menyasar dapur yang terlibat kasus keracunan saja.

Dua Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal Dunia

Sanksi juga dijatuhkan kepada pengelola yang terbukti melakukan pelanggaran administratif.

Pihaknya turut menindak tegas pihak-pihak yang melakukan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

“Kami zero tolerance terhadap keracunan, zero tolerance terhadap tindakan korupsi, hengi-pengi, ngentit uang, dan lain-lain itu kita zero tolerance,” tegasnya dalam keterangan resmi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen BGN dalam menjaga standar keamanan pangan nasional.

BGN kini memperkuat sistem pengawasan di seluruh jaringan dapur MBG di berbagai daerah.

Polda Metro Jaya Periksa Konten Kreator Bigmo Terkait Promosi Vape Anak

Sudaryono menilai keberhasilan program tidak bisa hanya mengandalkan kepercayaan kepada individu semata.

Menurutnya, mekanisme kontrol yang kuat dan konsisten menjadi fondasi utama dalam operasional dapur.

“Kami telah menyiapkan suatu sistem mekanisme di mana trust is good, but control is better. Kita tidak bisa kemudian mempercayakan sepenuhnya kepada seseorang, tapi bagaimana seseorang yang bekerja itu kemudian bisa dikontrol dengan sistem,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian yang membahayakan keselamatan penerima manfaat.

Sasaran utama program ini adalah anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang sangat rentan terhadap kualitas makanan.

Keamanan pangan diposisikan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan program gizi nasional.

Pihaknya berharap tindakan tegas ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola dapur di masa depan.

Sudaryono menegaskan bahwa insiden keracunan yang terjadi belakangan harus menjadi kasus pertama sekaligus terakhir di bawah kepemimpinannya.

“Kejadian keracunan tidak boleh terjadi lagi. Zero tolerance terhadap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, menyangkut kondisi kesehatan dan keamanan dari anak-anak kita, ibu hamil, menyusui dan balita-balita kita,” pungkasnya.

Langkah pembenahan ini diharapkan mampu memulihkan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi yang dijalankan pemerintah.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Kasus Asusila TransJakarta: Polisi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Saling Meraba

03

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

04

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

05

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

06

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

07

DPRD Padang Desak Pemko Berantas Pungli, Selamatkan Pariwisata Pantai

08

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

Berita Terbaru