LIVERPOOL, Gonesia.com – Liverpool dilaporkan tengah menyiapkan langkah konkret untuk mendatangkan penyerang muda Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, pada bursa transfer musim panas ini.
Upaya tersebut dilakukan The Reds guna memperkuat lini serang mereka di bawah arahan manajerial baru.
Namun, manajemen Paris Saint-Germain dikabarkan siap menolak tawaran pembuka yang akan dilayangkan oleh raksasa Premier League tersebut.
Klub raksasa Prancis itu menilai angka yang disiapkan oleh Liverpool masih jauh dari valuasi yang mereka tetapkan untuk sang pemain.
Paris Saint-Germain secara tegas mematok harga sebesar EUR 120 juta atau setara dengan Rp2,64 triliun untuk melepas Barcola.
Di sisi lain, Liverpool memiliki rencana berbeda dengan target kesepakatan di angka di bawah EUR 100 juta atau sekitar Rp2,20 triliun.
Manajemen klub asal Merseyside itu berharap dapat menyisipkan berbagai bonus performa untuk menjembatani kesenjangan nilai transfer tersebut.
Perbedaan valuasi harga ini diakui menjadi tantangan utama yang menghambat proses negosiasi di antara kedua belah pihak.
Meski demikian, Liverpool tetap menunjukkan sikap optimistis dalam upaya perburuan talenta asal Prancis tersebut.
Optimisme itu muncul setelah klub mendapatkan sinyal positif langsung dari pihak Bradley Barcola.
Pemain internasional Prancis itu dikabarkan terbuka untuk bergabung dengan The Reds dan tertarik menjadi bagian dari proyek klub di bawah manajemen saat ini.
Kesediaan sang pemain dinilai menjadi faktor krusial yang dapat membantu memperlancar proses negosiasi yang alot.
Negosiasi antara Liverpool dan Paris Saint-Germain diprediksi akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pihak Paris Saint-Germain bersedia duduk bersama untuk berdiskusi lebih lanjut.
Syaratnya, klub asal Inggris tersebut harus menunjukkan niat serius dengan memenuhi tuntutan harga yang sudah ditentukan.
Saat ini, pembicaraan masih berada pada tahap awal dan belum ada kesepakatan final yang tercapai.
Banyak detail teknis dan klausul kontrak yang masih harus dibahas secara mendalam oleh perwakilan kedua klub.
Situasi ini membuat transfer Bradley Barcola berpotensi menjadi salah satu saga terbesar pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa keberhasilan transfer ini akan sangat bergantung pada fleksibilitas kedua klub dalam menanggapi tuntutan finansial.
Hingga Rabu, 5 Agustus 2026, belum ada pernyataan resmi dari kedua klub terkait perkembangan terbaru dari negosiasi tersebut.
Proses ini dipastikan akan menyita perhatian publik mengingat besarnya nilai transaksi yang dipertaruhkan.


