Bologna – Tim pabrikan Ducati Lenovo secara resmi mengumumkan Pedro Acosta sebagai pebalap utama mereka untuk musim kompetisi MotoGP 2027 dan 2028. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai sosok pengganti Francesco Bagnaia yang akan meninggalkan kursi tim asal Italia tersebut setelah kontraknya berakhir.
Acosta, yang dikenal dengan julukan “Baby Shark”, dipastikan akan menjadi rekan setim bagi juara dunia tujuh kali, Marc Marquez. Pengumuman ini menjadi pernyataan tegas dari Ducati mengenai ambisi mereka untuk terus mendominasi kancah balap motor kasta tertinggi dunia dalam dua musim ke depan.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyatakan bahwa bergabungnya Acosta merupakan langkah strategis yang vital bagi tim. Ia meyakini bahwa kombinasi antara pengalaman Marquez dan talenta muda Acosta akan menciptakan dinamika yang sangat kompetitif di lintasan balap.
“Bukan lagi sekadar rumor, ini sudah resmi. Pedro Acosta akan bergabung dengan Ducati Lenovo Team untuk tahun 2027 dan 2028, berpasangan dengan juara MotoGP tujuh kali, Marc Marquez,” ujar pernyataan resmi Ducati yang dirilis pada Rabu (24/6).
Domenicali menambahkan bahwa duet ini merupakan sinyal jelas bagi para kompetitor mengenai keseriusan Ducati dalam mempertahankan supremasi teknis mereka. “Bersama Marc, dia akan membentuk pasangan yang sangat kompetitif. Ini adalah tantangan yang menarik bagi Ducati Corse sekaligus bukti ambisi besar kami untuk musim-musim mendatang,” ungkap Domenicali.
General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, turut memberikan apresiasi terhadap rekrutmen tersebut. Menurutnya, Acosta adalah pembalap yang ideal untuk mendampingi Marquez karena memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Pihak Ducati berkomitmen memberikan dukungan penuh agar Acosta dapat mencapai kematangan performa selama durasi kontraknya.
“Kedatangannya di tim akan menjadi stimulus bagi semua orang. Ia akan membantu kami berkembang, dan kami akan mendukungnya dalam perjalanan menuju kematangan penuh sebagai seorang pembalap,” tutur Dall’Igna. Ia pun meyakini bahwa kontribusi Acosta akan membawa langkah maju yang signifikan bagi performa Ducati di masa depan.
Keputusan ini memaksa Acosta untuk mengakhiri kerja samanya dengan Red Bull KTM pada akhir musim 2026. Perjalanan karier pembalap asal Spanyol tersebut memang tergolong impresif sejak debutnya di MotoGP pada 2024 bersama Red Bull GASGAS Tech3. Saat itu, ia langsung mencuri perhatian publik dengan menyabet gelar Rookie of The Year.
Performa konsisten tersebut mengantarkannya promosi ke tim pabrikan Red Bull KTM pada musim 2025. Sepanjang musim tersebut, Acosta menunjukkan tajinya dengan meraih 13 podium dan mengakhiri kompetisi di posisi keempat klasemen akhir. Hingga pertengahan musim 2026, Acosta masih menunjukkan daya saing yang tinggi dengan menempati posisi keenam klasemen sementara melalui perolehan 132 poin. Perpindahannya ke Ducati diharapkan menjadi batu loncatan bagi Acosta untuk meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas utama.

