Sport

Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho dengan Kontrak Tiga Tahun

MADRID – Real Madrid resmi menunjuk kembali Jose Mourinho sebagai pelatih kepala untuk periode kedua. Keputusan ini diambil setelah manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Alvaro Arbeloa, pada Jumat (12/6).

Pihak klub telah mengonfirmasi bahwa Mourinho sepakat menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun di Santiago Bernabeu. Pelatih berusia 63 tahun tersebut kembali ke Spanyol setelah menjalani masa tugas selama satu musim bersama klub Portugal, Benfica.

Demi memuluskan kepulangan Mourinho, Real Madrid harus merogoh kocek cukup dalam. Benfica menyatakan bahwa raksasa Spanyol tersebut bersedia membayar kompensasi sebesar 15 juta euro atau setara dengan Rp 309 miliar untuk menebus sisa masa kontrak sang pelatih.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Sebelumnya, Perez memang telah memberikan janji kampanye untuk membawa kembali Mourinho jika terpilih kembali memimpin klub.

Selain mengamankan posisi pelatih, Perez berkomitmen melakukan perombakan besar dalam skuad. Ia menjanjikan perekrutan sejumlah nama baru, termasuk Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries.

Ranking FIFA Indonesia Melesat ke-118, Ini Pesan Penting Erick Thohir

Sebagai langkah konkret, pihak klub bahkan telah menyiapkan dana sebesar 150 juta euro atau sekitar tiga triliun rupiah untuk mendatangkan pemain bintang. Upaya awal telah dilakukan dengan mengajukan tawaran senilai 150 juta euro kepada Atletico Madrid untuk memboyong Julian Alvarez, namun tawaran tersebut ditolak oleh pihak rival sekota.

Mourinho kini mengemban tanggung jawab besar untuk mengembalikan kejayaan Real Madrid. Tim sedang dalam masa sulit setelah mengalami puasa gelar selama dua musim berturut-turut di bawah arahan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Alvaro Arbeloa.

Bagi Mourinho, ini bukanlah lingkungan yang asing. Ia pernah menukangi Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013 dengan torehan prestasi berupa satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Supercopa de Espana.

Selama periode pertamanya, ia juga berhasil membawa tim menembus babak semifinal Liga Champions dalam tiga musim beruntun. Catatan inilah yang diharapkan manajemen dapat terulang kembali di masa kepemimpinannya saat ini.

Sejak berpisah dengan Madrid pada 2013, karier Mourinho mencakup sejumlah klub papan atas Eropa. Ia tercatat pernah melatih Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, hingga terakhir Benfica.

Dampak Kartu Merah di Piala Dunia 2026 bagi Peluang Timnas

Namun, tantangan bagi Mourinho adalah membuktikan kualitasnya di tengah penurunan tren performa dalam beberapa tahun terakhir. Trofi terakhir yang ia angkat adalah UEFA Europa Conference League bersama AS Roma empat tahun silam.

Sementara itu, gelar liga domestik terakhir yang diraihnya sudah lebih dari satu dekade lalu saat membawa Chelsea juara pada 2015. Musim lalu bersama Benfica, Mourinho mencatatkan rekor tak terkalahkan di liga domestik Portugal.

Kendati demikian, performa tersebut hanya mampu membawa Benfica finis di peringkat ketiga, di bawah Porto dan Sporting CP. Di kancah Eropa, langkah Benfica asuhan Mourinho juga terhenti setelah disingkirkan oleh Real Madrid pada babak playoff fase gugur Liga Champions.

Komentar
Jadwal Perebutan Juara 3 Piala AFF U-19: Indonesia vs Kamboja

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

03

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru