Ekonomi

IHSG Berpotensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (11/6). Optimisme pasar ini muncul setelah indeks utama bursa domestik tersebut mencatatkan kinerja positif selama dua hari berturut-turut, termasuk kenaikan signifikan sebesar 2,71 persen ke level 5.902 pada penutupan perdagangan Rabu.

Analis dari MNC Sekuritas menyatakan bahwa pola teknikal IHSG saat ini menunjukkan posisi yang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave 3. Berdasarkan proyeksi tersebut, indeks memiliki potensi besar untuk terus mendaki guna menguji rentang area 6.065 hingga 6.256.

Dalam pergerakan jangka pendek, IHSG juga diprediksi akan mencoba menembus posisi Moving Average 20 (MA20). Area penguatan terdekat dipetakan berada pada rentang 5.594 hingga 6.065, dengan level support yang terjaga di posisi 5.594 dan 5.344. Sementara itu, level resistance berada pada kisaran 5.941 hingga 6.065.

Merespons dinamika pasar tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk sejumlah saham emiten pilihan. Salah satu saham yang disoroti adalah PT Amman Mineral Internasion Tbk. (AMMN) yang sempat terkoreksi 2,93 persen ke level 3.310 di tengah tekanan jual yang muncul.

Secara teknikal, saham AMMN belum mampu menembus MA20 dan diindikasikan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v]. Investor disarankan untuk melakukan pembelian pada rentang 3.130–3.280 dengan target harga di level 3.780 dan 4.100. Sebagai langkah mitigasi risiko, pelaku pasar disarankan memasang stoploss di bawah level 3.010.

Kabar Gembira: Tiga Satwa Langka Lahir di Sumatra dalam Sebulan

Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) juga menjadi perhatian setelah mencatatkan penguatan 0,68 persen ke level 147. Kenaikan harga ini didukung oleh peningkatan volume pembelian yang signifikan.

Analis memprediksi posisi BIPI saat ini berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang harga 135–142, dengan target harga di level 176 dan 193. Investor juga disarankan untuk menetapkan batas stoploss di bawah 132.

Selanjutnya, saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (MINA) terpantau bergerak mendatar (flat) di angka 290. Meski demikian, aktivitas perdagangan saham ini masih didominasi oleh volume pembelian yang cukup kuat.

Saat ini, pergerakan MINA masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Secara teknikal, saham ini diperkirakan berada pada bagian awal dari wave [iii] dari wave C. Investor disarankan melakukan strategi buy on weakness pada rentang 276–286 dengan target harga 328 dan 362, serta menempatkan stoploss di bawah level 264.

Terakhir, saham PT Net Visi Media Tbk. (WIFI) mencatatkan penguatan 0,98 persen ke level 1.545. Kenaikan ini terjadi meskipun dibarengi dengan munculnya tekanan jual yang cukup terasa di pasar.

Kejaksaan Agung Periksa Bankir Maybank Terkait Kasus Ekspor CPO Grup Salim

Analisis teknikal menunjukkan bahwa saham WIFI sedang dalam proses membentuk bagian dari wave 4 dari wave (C). Strategi buy on weakness disarankan pada rentang 1.465–1.540 dengan target harga di level 1.735 dan 1.880. Pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dengan memasang stoploss di bawah level 1.425.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru