Padang – KPU Sumatera Barat mempererat kerja sama dengan Bawaslu setempat untuk memastikan pengawasan pemutakhiran data pemilih berjalan lebih optimal. Langkah ini ditempuh agar data tetap akurat sekaligus menjamin hak konstitusional masyarakat dalam setiap tahapan pemilu.
Kesepakatan penguatan koordinasi itu dibahas dalam forum Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I yang digelar Bawaslu Sumatera Barat, Selasa (9/6/2026).
Anggota Divisi Data dan Informasi KPU Sumbar, Medo Patria, mengatakan kemitraan antara penyelenggara dan pengawas pemilu menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas pemutakhiran data. Ia menyebut, pengawasan PDPB membutuhkan kolaborasi yang kuat agar seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.
“Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara KPU dan Bawaslu dalam proses pengawasan PDPB,” kata Medo.
Ia menegaskan KPU berkomitmen menjaga daftar pemilih tetap komprehensif, akurat, dan mutakhir tanpa keluar dari ketentuan yang berlaku. Menurut dia, tindak lanjut atas temuan dan masukan harus dilakukan sesuai prosedur.
“Sesuai dengan prosedur, tindak lanjut ini dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap komprehensif, akurat, dan mutakhir, dengan tetap memperhatikan ketentuan regulasi,” ujarnya.
Dalam forum itu, Bawaslu Sumatera Barat juga menyerahkan dokumen saran perbaikan terkait data pemilih kepada KPU. Dokumen tersebut langsung disambut KPU yang menyatakan siap menindaklanjutinya untuk menyempurnakan kualitas daftar pemilih di Sumatera Barat.

