JAKARTA – Persaingan posisi penjaga gawang utama di tim nasional Indonesia kini kian memanas. Pelatih John Herdman tampak lebih memercayakan posisi di bawah mistar gawang kepada Emil Audero Mulyadi dibandingkan Maarten Paes.
Timnas Indonesia saat ini memang memiliki dua kiper naturalisasi dengan kualitas setara. Emil Audero (29) dan Maarten Paes (28) memiliki usia yang hampir sebaya, namun catatan performa di bawah asuhan Herdman menunjukkan preferensi yang berbeda.
Sejauh ini, Emil Audero lebih sering dipercaya mengisi pos utama. Maarten Paes sendiri hanya sempat mencicipi posisi starter satu kali, yakni saat menjalani debut di bawah arahan Herdman dalam laga semifinal FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis yang berakhir dengan kemenangan 4-0.
Namun, saat memasuki laga final melawan Bulgaria, Herdman memilih untuk mencadangkan Paes dan menurunkan Emil Audero. Meski Indonesia kalah 0-1, performa Emil dianggap krusial dalam menjaga agar gawang Garuda tidak kebobolan lebih banyak.
Memasuki jeda internasional kedua, produk akademi Juventus ini kembali membuktikan kualitasnya. Pada laga kontra Oman, Jumat (5/6/2026), Emil tampil impresif dengan menjaga gawangnya tetap bersih dari gol (cleansheet). Penyelamatan gemilangnya saat menepis eksekusi penalti pemain Oman menjelang turun minum menjadi sorotan utama dalam kemenangan 3-0 timnas Indonesia.
Hingga saat ini, dari tiga pertandingan era John Herdman, Emil Audero telah tampil dua kali sebagai starter, sementara Maarten Paes baru satu kali. Terkait kompetisi sehat ini, Emil menegaskan pentingnya kolaborasi dan dedikasi maksimal bagi tim.
“Semua orang di sini memberikan 100 persen keterampilannya, kemampuan saya, dan kemampuan rekan setim. Sangat penting bagi kita untuk saling mengandalkan,” ujar Emil Audero.
Kini, publik menantikan keputusan John Herdman pada laga berikutnya melawan Mozambik. Apakah pelatih asal Inggris tersebut akan tetap mempertahankan Emil Audero atau kembali melakukan rotasi di posisi penjaga gawang?

