Tanah Datar – Sebanyak 198 calon mahasiswa asal Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT dan SPAN-PTKIN 2026. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp281.750.000 melalui program Tanah Datar Cerdas milik Baznas Tanah Datar.
Penyerahan simbolis dilakukan Bupati Tanah Datar Eka Putra di Gazebo Indojolito, Batusangkar, Senin (18/5/2026). Bantuan itu diberikan kepada mahasiswa yang lolos ke PTN di dalam maupun luar Sumatera Barat.
Eka Putra menegaskan, dukungan pendidikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurut dia, perhatian kepada pelajar dari keluarga kurang mampu juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah. Kami percaya pendidikan menjadi kunci peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di masa depan,” ujarnya.
Ia juga meminta para penerima memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin untuk menunjang perkuliahan. Eka menyebut bantuan ini masih bersifat awal dan berpeluang berlanjut selama para mahasiswa mampu menunjukkan prestasi.
“Sebesar apa pun bantuan yang diterima, tetaplah bersyukur dan terus belajar dengan tekun. Ini adalah bantuan awal dan akan terus berlanjut apabila nantinya kalian berprestasi,” katanya.
Selain itu, Eka mengingatkan para calon mahasiswa, khususnya yang menempuh studi di luar daerah, agar menjaga disiplin dan integritas. Ia menilai derasnya arus informasi di media sosial membuat generasi muda harus lebih bijak dalam bersikap.
“Saat ini banyak pengaruh budaya yang masuk melalui media sosial. Karena itu, tetap disiplin terhadap diri sendiri, disiplin dalam belajar, dan harus memiliki integritas,” pesannya.
Ketua Baznas Tanah Datar Yasmansyah mengatakan, program Tanah Datar Cerdas bersumber dari zakat ASN, pengusaha, dan para muzaki di daerah tersebut. Dari 198 penerima manfaat, 176 orang diterima di PTN wilayah Sumatera Barat, sementara 22 lainnya lolos ke kampus di luar provinsi.
Seluruh penerima, kata dia, berasal dari keluarga mustahik atau tidak mampu yang memerlukan dukungan untuk melanjutkan pendidikan. Awalnya, ada 200 pendaftar yang mengajukan permohonan secara daring.
“Setelah seleksi administrasi, survei lapangan, dan wawancara, 198 orang dinyatakan layak menerima bantuan,” ujar Yasmansyah.
Ia menambahkan, tahap kedua program beasiswa juga sedang berjalan dengan kuota tambahan 150 orang. Dana bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima, menyesuaikan lokasi kampus yang dituju.
Besaran bantuan dibedakan berdasarkan wilayah studi. Mahasiswa yang diterima di luar provinsi memperoleh Rp1.750.000, penerima di dalam provinsi Rp1.500.000, sedangkan mahasiswa yang kuliah di dalam Kabupaten Tanah Datar menerima Rp1.250.000.
Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar Hendri Pani Dias turut mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan Baznas terhadap pendidikan. Ia menilai program ini memperluas akses generasi muda Tanah Datar untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Tanah Datar sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa mendatang,” katanya.
Penyerahan beasiswa itu juga dihadiri Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tanah Datar Afrizon, Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar, Pimpinan Cabang Bank Nagari Syariah Batusangkar, serta para siswa dan orang tua penerima bantuan.

