BANDUNG – Perayaan kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada Minggu (17/5/2026) berakhir dengan sejumlah insiden yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Kemenangan dengan skor 2-1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, tersebut memicu euforia suporter yang berujung pada aksi tawuran, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kekerasan.
Di Kota Bandung, ribuan bobotoh tumpah ruah ke jalanan, seperti di kawasan Jalan Ir H Juanda (Cikapayang) dan Flyover Pasupati, untuk merayakan kemenangan tim kesayangan mereka. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa konvoi spontan tersebut menyebabkan 19 kecelakaan lalu lintas dengan 13 korban harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Selain itu, dilaporkan pula aksi tawuran yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bacok.
Insiden serupa juga terjadi di kawasan Pangkalan Damri Kampus Unpad Jatinangor. Seorang bobotoh di bawah umur asal Desa Cikeruh, Sumedang, menjadi korban pembacokan oleh sesama suporter saat merayakan kemenangan Persib. Polisi telah mengamankan satu terduga pelaku, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Menanggapi rentetan insiden ini, Pemerintah Kota Bandung bersama kepolisian berencana memperketat pengamanan pada konvoi perayaan selanjutnya. Muhammad Farhan menekankan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Polrestabes Bandung untuk menjamin kondusifitas saat pawai “Persib Juara” yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2026 mendatang.
Sebelumnya, atmosfer tegang sempat menyelimuti Stadion BJ Habibie, Parepare, sesaat setelah laga berakhir. Sejumlah oknum suporter berbaju hitam dilaporkan sempat masuk ke lapangan mengejar para pemain Persib yang sedang melakukan selebrasi. Namun, kapten tim, Marc Klok, memastikan seluruh pemain dalam kondisi aman.
Terkait sisa kompetisi, Manager Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta para pemain untuk tetap fokus menatap laga penutup kontra Persijap pada 23 Mei 2026 di Stadion GBLA. Umuh mengingatkan skuad Maung Bandung agar tidak larut dalam euforia berlebihan karena gelar juara belum sepenuhnya berada di tangan.
“Jangan dulu euforia, karena kita belum selesai. Masih ada satu pertandingan lagi. Jika kita kalah dan Borneo FC menang, itu akan sangat fatal,” tegas Umuh setibanya tim di Stasiun Whoosh Tegalluar, Senin (18/5/2026).
Saat ini, Persib Bandung masih memuncaki klasemen dengan 68 poin, unggul dua angka dari Borneo FC di posisi kedua. Hasil imbang pada laga terakhir sudah cukup bagi Persib untuk mengunci gelar juara, namun manajemen tetap menginstruksikan pemain untuk tampil maksimal guna menutup musim dengan kemenangan.

