IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

GoTo Berikan Klarifikasi Terkait Isu Kepemilikan Saham Danantara

JAKARTA – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan konfirmasi terkait isu masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai pemegang saham perseroan. Pihak GoTo menyatakan bahwa Danantara telah melakukan pembelian saham dengan porsi kurang dari 1 persen.

Sekretaris Perusahaan GoTo, R. A. Koesoemohadiani, menyampaikan apresiasi atas langkah investasi tersebut. Menurutnya, aksi korporasi ini menjadi bukti nyata kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis, kinerja, serta prospek jangka panjang perusahaan.

“Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana investasi dari pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan terhadap fundamental usaha dan prospek jangka panjang perseroan,” ujar Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi, Rabu (6/5/2026).

Pihak manajemen juga menegaskan komitmennya dalam mematuhi aturan keterbukaan informasi. Koesoemohadiani menjelaskan, sejak Maret 2026, perseroan secara berkala telah menyampaikan laporan kepemilikan saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk informasi mengenai pemegang saham dengan porsi 1 hingga 5 persen.

Selain isu investasi, GoTo turut merespons terbitnya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Hingga saat ini, perusahaan masih menunggu detail salinan Perpres tersebut.

Purbaya Pastikan Negara Tanggung Gaji Manajer Kopdes Selama Dua Tahun

“Sebagai perusahaan Indonesia, perseroan akan selalu mendukung berbagai upaya untuk dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh mitra pengemudi,” tegasnya.

Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa investasi Danantara merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mitra ojek online (ojol). Ia menyebut proses investasi ini telah dilakukan secara bertahap sejak awal 2026.

“Danantara sudah mulai masuk. Bagi kami, yang terpenting adalah kesejahteraan ojol, seperti penyediaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Rosan menambahkan, selain investasi, pihaknya juga terus mendorong peningkatan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi para mitra pengemudi agar nilai yang diterima menjadi lebih optimal.

Komentar
Kalbe Farma Bidik Pertumbuhan Ekspor Dobel Digit Fokus Pasar ASEAN

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

03

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

04

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

07

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru