Jakarta – Perusahaan otomotif asal Vietnam, VinFast, siap meramaikan pasar sepeda motor listrik Indonesia dengan meluncurkan tiga varian andalannya mulai Juni mendatang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh CEO VinFast Indonesia e-Scooter, Yordan Satriadi, dalam sebuah jumpa pers di Hanoi, Vietnam, Kamis (23/4/2026).
Keputusan VinFast untuk memasuki pasar Indonesia didorong oleh potensi pasar yang sangat besar. Yordan mengungkapkan bahwa rata-rata penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 6 juta unit per tahun, menjadikannya salah satu pasar terbesar di dunia.
Tiga model yang akan diperkenalkan di Indonesia adalah Evo, Feliz 2, dan Viper. Ketiga varian ini sebelumnya telah dipasarkan di Vietnam dan dinilai cocok untuk konsumen Indonesia berdasarkan hasil pengamatan dan analisis.
Meskipun belum bersedia mengungkap harga jual, Yordan menjanjikan bahwa sepeda motor listrik VinFast akan ditawarkan dengan harga yang terjangkau, sesuai dengan hasil riset pasar yang telah dilakukan.
“Harga akan kami infokan saat *launching*, yang pasti kami tidak akan menawarkan barang murahan. Murah sekali tapi layanan purnajualnya jadi pertanyaan,” ujarnya.
VinFast menargetkan tiga segmen pasar utama, yaitu pekerja kantoran, pelajar atau mahasiswa, dan pelaku bisnis kurir. Untuk segmen kurir, VinFast akan menjajaki skema *business to business* (B2B).
Sebelumnya, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan tetap stabil di angka 6,4 juta hingga 6,7 juta unit pada tahun ini, meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
AISI mencatat penjualan sepeda motor di pasar domestik sepanjang tahun 2025 mencapai 6.412.769 unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyatakan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan sepeda motor tetap menjadi alat transportasi produktif yang paling efisien dan efektif bagi masyarakat.

