IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Sidang K3 Ungkap Aliran Dana ke Ida Fauziyah, Pemerasan Capai Miliaran

Jakarta – Nama Ida Fauziyah muncul dalam sidang kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3. Dayoena Ivon Muriono, seorang PPPK Kemenaker, mengungkapkan adanya aliran dana Rp 50 juta kepada Ida Fauziyah terkait kasus tersebut.

Noel didakwa melakukan pemerasan senilai Rp6,52 miliar terhadap pemohon sertifikasi K3 dan menerima gratifikasi selama periode 2024-2025. Pemerasan ini diduga dilakukan bersama sepuluh terdakwa lain, termasuk Temurila, Miki Mahfud, dan lainnya.

Para pemohon sertifikasi K3 yang diduga menjadi korban pemerasan antara lain Fanny Fania Octapiani, Fransisca Xaveriana, dan Grhadini Lukitasari Tasya. Dana hasil pemerasan tersebut diduga menguntungkan para terdakwa dengan jumlah bervariasi.

Noel diduga menerima keuntungan Rp70 juta, sementara terdakwa lain seperti Fahrurozi, Hery, dan Irvian menerima ratusan juta rupiah. Selain itu, sejumlah nama lain seperti Haiyani Rumondang dan Ida Rochmawati juga disebut menerima keuntungan.

Gratifikasi yang diduga diterima Noel mencapai Rp3,36 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler. Gratifikasi ini berasal dari ASN Kemenaker dan pihak swasta selama Noel menjabat sebagai Wamenaker.

Satgas PRR Dorong Sibolga Segera Salurkan TKD Rp90,52 Miliar

Atas perbuatannya, Noel terancam pidana sesuai dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Komentar