Amman – Raja Yordania Abdullah II mengantar Prabowo Subianto ke Bandar Udara Militer Marka, Rabu (25/2/2026), dengan mengemudikan sendiri kendaraan. Setibanya di bandara, Raja Abdullah II melepas keberangkatan Prabowo, keduanya berpelukan hangat di bawah tangga pesawat.
Putra Mahkota Kerajaan Yordania, Pangeran Al Hussein ibn Abdullah II, sejumlah pejabat Kerajaan Yordania, Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Ade Padmo Sarwono, dan Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin turut hadir melepas keberangkatan.
Empat pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan hingga keluar wilayah udara Yordania. Dari Amman, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Prabowo bertemu dengan Raja Abdullah II di Istana Basman, Amman, membahas alasan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Prabowo menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan dukungan terhadap rencana 20 poin yang diinisiasi Trump adalah bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam mencari solusi jangka panjang bagi konflik tersebut.
"Itulah sebabnya ketika kami diundang untuk bergabung dalam Board of Peace dan kami mendukung rencana 20 poin dari Presiden Donald Trump, semuanya dilakukan dengan tujuan dan upaya untuk melakukan apa pun yang kami bisa, guna mencapai solusi yang langgeng tersebut," jelas Prabowo.
Dia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait konflik Palestina.


