IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Apindo: 6 Syarat Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) optimistis target pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun 2026 dapat tercapai. Optimisme ini muncul di tengah target pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2026 yang konservatif di angka 5,4%.

Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani, menilai ada enam prasyarat strategis yang perlu dipenuhi pemerintah untuk mencapai target tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi 6 persen adalah dimungkinkan, tapi pertumbuhan ekonomi 5 sampai 5,4 persen lebih dapat dicapai,” ujar Ajib dalam keterangan tertulis, Kamis (1/12/2026).

Prasyarat pertama adalah penciptaan lapangan kerja berkualitas. Ajib menekankan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada penyerapan tenaga kerja, terutama mengingat masalah pengangguran dan sektor informal yang masih menjadi beban ekonomi.

Investasi, lanjutnya, harus diarahkan ke sektor-sektor yang menyerap tenaga kerja formal secara signifikan. Ia juga mengingatkan pentingnya mencegah pola investasi *turnkey* atau siap pakai, terutama untuk posisi level bawah, dengan penerapan rasio tenaga kerja lokal yang jelas dan konsisten.

Tiga Bank Singapura Masih Biayai PLTU Captive Meski Berkomitmen Setop Batu Bara

Prasyarat kedua adalah sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Menurut Ajib, pemerintah harus mengedepankan prinsip *collect more, spending better*, mengingat sempitnya ruang fiskal, *shortfall* penerimaan pajak, dan inefisiensi BUMN.

“Kebijakan moneter juga harus berhati-hati menjaga inflasi tetap di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen,” imbuhnya.

Efisiensi biaya usaha universal menjadi prasyarat ketiga. Pemerintah perlu memprioritaskan pemangkasan *cost of compliance*, pembiayaan yang lebih kompetitif, serta pengendalian biaya energi, logistik, dan tenaga kerja.

Keempat, peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ajib menekankan perlunya keterhubungan dan akselerasi antara dunia usaha, industri, dan pendidikan, termasuk reformasi vokasi dan penguatan literasi digital.

“Tuntutan kenaikan upah yang selalu menjadi isu rutin karyawan, harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas dan daya saing,” tegasnya.

Bank BTN Targetkan Payout Ratio Dividen 20-25 Persen Tahun 2026

Prasyarat kelima adalah pemberdayaan UMKM dalam rantai pasok. Keterlibatan UMKM secara terstruktur dan mutualistik antara BUMN dan swasta, insentif fiskal yang tepat, serta penguatan akses pembiayaan dan pasar akan mendorong UMKM naik kelas dan terhubung ke rantai pasok global.

Ajib meyakini, dengan memenuhi keenam prasyarat tersebut, target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2026 bukan hal yang mustahil.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan keyakinannya bahwa target pertumbuhan ekonomi 6% dapat dicapai, meskipun terjadi perlambatan ekonomi pada sembilan bulan pertama tahun 2025.

Purbaya mengklaim sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter telah berhasil memulihkan perekonomian dengan baik. Ia mengakui bahwa penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan tidak sekencang proyeksi, namun masalah ini telah diatasi.

“Yang penting adalah ke depan, dengan kebijakan yang makin sinkron antara kami dengan bank sentral, ekonomi kita akan tumbuh lebih baik dari sekarang,” ujarnya pada Rabu (31/12/2025).

Harga Emas Antam Turun ke Rp2,6 Juta, Analis Proyeksikan Potensi Kenaikan

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

07

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

08

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

Berita Terbaru