Sport

Victor Wembanyama Cedera, Spurs Tetap Tangguh di NBA

San Antonio – Kemenangan dramatis San Antonio Spurs atas New York Knicks pada laga tahun baru, Senin (1/1), diwarnai kekhawatiran. Bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, mengalami cedera lutut kiri dan harus meninggalkan lapangan di kuarter keempat.

Wembanyama terjatuh usai mendarat dengan posisi kurang sempurna saat melakukan rebound. Ia terlihat kesakitan dan tertatih-tatih menuju ruang ganti.

Namun, penggemar Spurs bisa sedikit bernapas lega. Wemby, sapaan akrabnya, sempat kembali ke bangku cadangan untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.

Seusai pertandingan, Wembanyama mengungkapkan bahwa ia mengalami hiperekstensi lutut kiri. Ia pun optimistis bisa segera kembali bermain.

“Saya sudah sangat dekat untuk kembali masuk ke lapangan, tetapi tim medis menahan saya,” kata Wembanyama, seperti dikutip dari ESPN. “Ini hanya hiperekstensi biasa, jadi seharusnya tidak parah.”

Prediksi Bagan Piala Dunia 2026: Peluang Semifinal dan Peringkat FIFA Terbaru

Meskipun harus mengakhiri laga lebih cepat, Wembanyama tampil impresif dengan mencatatkan 31 poin, 13 rebound, dan satu blok. Ini adalah penampilan terbaiknya sejak kembali bermain di pertengahan Desember setelah absen 12 pertandingan akibat cedera betis.

Tanpa Wembanyama di akhir laga, Spurs tetap mampu mengamankan kemenangan atas Knicks dengan skor 134-132 di Frost Bank Center, San Antonio.

Julian Champagnie menjadi penentu kemenangan dengan torehan 36 poin, termasuk 11 tembakan tiga angka, yang merupakan rekor terbanyak dalam satu pertandingan sepanjang sejarah klub.

Kemenangan atas Knicks ini juga memperpanjang momentum positif Spurs. Performa konsisten sepanjang Desember membawa tim asal Texas ini naik ke peringkat pertama Power Rankings NBA pekan ke-11.

Wembanyama dan kawan-kawan berhasil menggeser Oklahoma City Thunder dari posisi puncak untuk pertama kalinya musim ini.

Yuran Fernandes Resmi Gabung Persebaya, PSM Makassar Cari Pengganti Baru

Lonjakan Spurs dari peringkat kelima ke urutan teratas terjadi setelah mereka tiga kali mengalahkan Thunder dalam rentang waktu 16 hari. Dalam tiga pertemuan tersebut, Spurs mampu menahan Thunder di angka 107 poin per 100 penguasaan bola.

Komentar