Berita

UMiMAX Pertamina Dorong Masyarakat Rentan Mandiri Berusaha

umimax-pertamina-bantu-masyarakat-rentan-kembangkan-usaha
UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jakarta – Program pemberdayaan usaha ultra mikro yang dijalankan PT Pertamina (Persero) mulai menunjukkan hasil nyata bagi peserta dari kelompok rentan. Melalui bantuan sarana usaha, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan, program UMiMAX disebut menjadi penopang baru bagi masyarakat prasejahtera yang terdampak PHK maupun kehilangan sumber penghidupan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi guru kontrak, pekerja informal, hingga warga yang terdampak efisiensi perusahaan. Menurut dia, mayoritas peserta memang datang dari situasi yang serba terbatas.

“Dari sisi profil peserta, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korban PHK, sedangkan sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah,” ujar Baron di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

Selama periode Januari hingga April 2026, Pertamina mencatat total pendapatan seluruh peserta UMiMAX mencapai Rp2,75 miliar. Dari usaha-usaha tersebut, laba bersih yang terkumpul menembus Rp858 juta.

Secara rata-rata, para pelaku usaha binaan itu membukukan omzet bulanan sekitar Rp30 juta. Sejumlah peserta bahkan sudah mampu meraih laba bersih lebih dari Rp10 juta per bulan.

Bank DBS Indonesia Perkuat Literasi Finansial Lansia di Jakarta

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Rahmadi (30). Pria yang menjadi tulang punggung keluarga itu sempat terpukul setelah terkena PHK, sebelum akhirnya membuka warung kopi kecil dengan dukungan UMiMAX. Kini, usaha tersebut menghasilkan omzet hingga Rp1,9 juta per pekan.

“Alhamdulillah, setelah ikut program UMiMAX saya memiliki penghasilan yang lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bisa menjalani hidup dengan lebih tenang,” kata Rahmadi.

Perjalanan berbeda namun dengan semangat serupa dialami Wiwik Utami (49). Setelah suaminya menganggur akibat PHK dua tahun lalu, ia membangun usaha warmindo dengan bantuan Pertamina untuk menopang kebutuhan rumah tangga dan mengurangi ketergantungan pada anak-anaknya.

Usahanya sempat berjalan lambat dengan pemasukan di bawah Rp50 ribu. Namun kini, Wiwik mengaku sudah meraih laba bersih berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per minggu.

Baron menilai capaian para peserta menjadi bukti bahwa sektor ultra mikro menyimpan ketahanan dan peluang besar bila dibarengi pendampingan yang tepat. Ia menegaskan Pertamina akan memperluas program tersebut agar lebih banyak warga rentan bisa mandiri secara ekonomi.

KPK Jemput Bupati Langkat Usai OTT, Bawa ke Jakarta

“Dampak positif ini mendorong kami untuk lebih mengembangkan program UMiMAX ke depan agar semakin banyak masyarakat rentan yang bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Komentar