Pesisir Selatan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mendapat tambahan kuota Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan keputusan itu, jumlah lokasi program di daerah ini bertambah dari tiga menjadi lima nagari.
Penetapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan yang berlangsung di Jakarta, 2-3 Juli 2026. Pada forum itu, Pemkab Pesisir Selatan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hadi Susilo bersama Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Andi Syafinal.
Tambahan titik KNMP diputuskan melalui sesi Desk Usulan Kampung Nelayan Merah Putih. Lima nagari yang masuk daftar penerima meliputi Sungai Pinang dan Ampang Pulai di Kecamatan Koto XI Tarusan, Koto Nan Duo IV Koto Hilie di Kecamatan Batang Kapas, Pulau Rajo Inderapura di Kecamatan Airpura, serta Air Haji Barat di Kecamatan Linggo Sari Baganti.
Program KNMP dirancang untuk mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana perikanan, penguatan kelembagaan nelayan, dan peningkatan produktivitas usaha. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung target swasembada pangan nasional.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menyambut baik penambahan kuota tersebut. Ia menilai dukungan KKP membuka peluang besar untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir sekaligus mengerek kesejahteraan nelayan.
“Penambahan kuota ini merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” kata Hendrajoni.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemkab Pesisir Selatan juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait.
Langkah itu, menurut dia, diperlukan untuk memastikan program berlangsung transparan, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing sektor perikanan daerah.

