Suramadu – Atmosfer panas Derbi Suramadu antara Madura United dan Persebaya Surabaya kian terasa menjelang pertemuan di pekan ke-16 Super League 2025/2026. Laga yang selalu menyajikan gengsi tinggi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Desember 2026, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Pertandingan ini selalu menjadi lebih dari sekadar laga biasa bagi kedua tim. Emosi, drama, dan cerita sulit ditebak akan mewarnai jalannya pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.
Sejarah Derbi Suramadu mencatat lima nama sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Beto, yang pernah membela Madura United, memimpin daftar dengan tujuh gol. Penyerang asal Brasil ini menjadi momok menakutkan dalam sejarah derbi.
Di bawah Beto, ada Osvaldo Haay (Persebaya) dengan empat gol, disusul David da Silva (Persebaya), Aleksandar Rakic (Madura United), dan Irfan Jaya (Persebaya), yang masing-masing mencetak tiga gol.
Saat ini, tak satu pun dari lima pencetak gol terbanyak tersebut masih memperkuat Madura United atau Persebaya. Regenerasi pemain membawa derbi Suramadu memasuki era baru.
Musim ini, sorotan tertuju pada para pencetak gol aktif yang berpotensi mencetak sejarah baru.
Di kubu Persebaya Surabaya, Bruno Moreira menjadi andalan utama dengan enam gol, diikuti Francisco Rivera (empat gol) dan Mihailo Perovic (tiga gol).
Sementara itu, Madura United bertumpu pada Lulinha (lima gol), Jorge Ambrosio Mendonca dan Jordy Wehrmann yang masing-masing mencetak dua gol.
Kombinasi pemain lokal dan asing membuat derbi Suramadu musim ini terasa lebih seimbang.
Pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menegaskan kemenangan timnya atas Persijap Jepara adalah awal untuk terus meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.
Publik sepak bola kini menantikan siapa yang akan menjadi pencetak gol terbanyak baru dalam derbi Suramadu.

