Gonesia – Tim Nasional Indonesia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak dalam babak keempat kualifikasi. Hasil pahit ini sontak memicu kekecewaan ribuan suporter yang memadati stadion, di mana teriakan nama mantan pelatih Shin Tae-yong serempak menggema, menyoroti keputusan kontroversial PSSI yang sebelumnya memecat pelatih asal Korea Selatan tersebut dan menggantinya dengan Patrick Kluivert.
Setelah peluit akhir pertandingan berbunyi, suasana stadion berubah menjadi emosional. Para pendukung yang masih bertahan di tribun tidak henti-hentinya meneriakkan ‘Shin Tae-yong! Shin Tae-yong!’ secara serempak. Teriakan tersebut menjadi simbol kerinduan terhadap sosok pelatih yang pernah membawa Tim Garuda mencapai pencapaian bersejarah.
Di sisi lain, pelatih Patrick Kluivert terlihat duduk sendirian di area teknis dengan kepala tertunduk. Media olahraga nasional melaporkan bahwa wajah Kluivert tampak muram dan penuh tekanan, seolah tidak percaya dengan hasil yang memastikan Indonesia tersingkir dari ajang kualifikasi.
Shin Tae-yong sendiri dikenal sebagai pelatih yang berhasil membangkitkan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah arahannya, Indonesia mencapai babak gugur Piala Asia 2023 dan semifinal Piala Asia U-23 2024. Ia juga sukses membawa tim nasional melangkah ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong pada Januari lalu banyak dianggap kontroversial. Presiden PSSI Erick Thohir menunjuk Patrick Kluivert dengan alasan ingin memperkuat hubungan dengan pemain naturalisasi asal Belanda. Namun, banyak penggemar menilai keputusan tersebut justru melemahkan performa tim nasional.
Sejak pergantian pelatih, hasil buruk mulai menghantui di bawah asuhan Patrick Kluivert. Indonesia menelan kekalahan telak dari Australia dan Jepang sebelum akhirnya tersingkir setelah dua kekalahan beruntun. Dukungan suporter terhadap Shin Tae-yong pun semakin menguat, menandakan kekecewaan mendalam terhadap performa tim di bawah pelatih baru.
Suasana di lapangan pun memanas menjelang akhir pertandingan melawan Irak. Beberapa pemain dan staf sempat memprotes keputusan wasit Ma Ning yang dianggap kontroversial. Meski demikian, sorakan nama Shin Tae-yong terus menggema sebagai simbol harapan baru bagi para penggemar sepak bola Indonesia.

