IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Satpol PP Padang Amankan Pria Mengamuk, Dua Personel Terluka

dua-personel-satpol-pp-padang-terluka-diserang-pria-mengamuk
Dua Personel Satpol PP Padang Terluka Diserang Pria Mengamuk

Padang – Dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang terluka setelah berupaya mengamankan seorang pria yang mengamuk dan menyerang petugas dengan gunting di kawasan Pasar Ambacang, Kelurahan Kuranji, Minggu (17/5/2026). Insiden itu memicu ketegangan di lokasi sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Kasat Pol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan luka dialami personelnya saat menjalankan tugas pengamanan. “Pria tersebut melakukan perlawanan dan menyerang personel menggunakan sebilah gunting. Akibat kejadian itu, dua orang personel kami mengalami luka saat menjalankan tugas,” ujarnya.

Cedera yang dialami kedua petugas terdapat di bagian dagu, tangan, dan kepala. Menurut Chandra, pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga soal seorang pria yang bertingkah agresif dan membuat resah pedagang maupun pengunjung pasar.

Setelah laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi. Dari keterangan warga sekitar, pria itu diduga pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Kondisinya saat itu dinilai membahayakan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum, sehingga warga meminta aparat segera turun tangan.

Namun, saat hendak diamankan, pria tersebut justru melawan. Ia disebut terus bersikap agresif, tidak mudah ditenangkan, dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Situasi sempat memanas karena perilakunya juga membuat warga di sekitar lokasi khawatir.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Untuk mencegah risiko yang lebih besar, personel Satpol PP tetap melakukan pengawasan dan pengendalian di tempat kejadian hingga kondisi pria itu mereda. Setelah situasi kembali kondusif dan yang bersangkutan tidak lagi menunjukkan sikap agresif, petugas kemudian kembali ke markas komando.

Chandra menegaskan, tindakan serupa memang berisiko tinggi bagi petugas di lapangan. “Ini merupakan risiko yang dihadapi petugas ketika melakukan pengamanan terhadap seseorang yang mengamuk, apalagi menggunakan senjata tajam. Dalam kejadian ini, dua orang personel kami menjadi korban saat menjalankan tugas demi menjaga keamanan masyarakat,” katanya.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru