BARCELONA – Pembalap Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menunjukkan mentalitas juara meski harus melalui akhir pekan yang berat dalam gelaran Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (17/5/2026).
Meski memulai balapan dari posisi ke-20, Veda tampil impresif dengan melakukan aksi *comeback* yang luar biasa. Ia berhasil menyalip 12 pembalap dan menyelesaikan lomba di posisi kedelapan. Torehan ini semakin spesial karena Veda hanya terpaut 0,984 detik dari sang juara, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team).
Performa apik ini menjadi sorotan komentator MotoGP. Mereka memuji ketenangan Veda yang tetap mampu tersenyum meski sempat mengalami kesulitan sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi. Tercatat, seri kali ini menjadi kali pertama bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut gagal menembus babak Q2 di musim 2026.
Komentator MotoGP menilai hasil di Catalunya sebagai akhir pekan tersulit bagi Veda sejauh musim ini berjalan. Kendati demikian, mereka tetap meyakini potensi besar yang dimiliki pembalap muda tersebut.
“Meskipun belum menunjukkan performa terbaik hingga hari ini, Pratama tetap mengingatkan kita akan bakat luar biasa yang dimilikinya. Waktunya pasti akan tiba di Moto3,” ujar salah satu komentator.
Berkat konsistensi yang ditunjukkan, Veda tetap mampu menjaga posisinya di papan atas klasemen sementara Moto3 2026.
Selanjutnya, Veda akan menatap seri ketujuh yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29-31 Mei 2026. Lintasan tersebut merupakan sirkuit yang familiar bagi Veda, di mana ia pernah mencatatkan prestasi gemilang dengan menyapu bersih dua kemenangan pada ajang Red Bull Rookies Cup musim 2025 lalu.

