BARCELONA – Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkapkan kendala teknis yang menghambat performa pembalapnya, termasuk rookie asal Indonesia, Veda Ega Pratama, pada hari pertama sesi latihan Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya.
Kondisi cuaca di Sirkuit Barcelona-Catalunya yang dingin dan berangin menjadi faktor utama kesulitan yang dialami Veda Ega Pratama serta rekan setimnya, Zen Mitani. Situasi ini menyebabkan kedua pembalap gagal mendapatkan *feeling* atau sensasi berkendara yang ideal dengan motor mereka.
Hasil sesi *Practice* menunjukkan catatan waktu yang belum optimal. Zen Mitani harus puas berada di posisi ke-23 setelah sempat mengalami insiden kecelakaan. Sementara itu, Veda Ega Pratama menempati posisi ke-19.
Veda sebenarnya sempat menunjukkan progres positif pada sesi sore. Namun, pembalap berusia 17 tahun itu kurang beruntung karena terjebak kepadatan lalu lintas di lintasan saat hendak melakukan *time attack*, sehingga gagal memperbaiki posisi.
Aoyama menjelaskan bahwa suhu lintasan yang rendah berdampak langsung pada cengkeraman ban dan stabilitas bagian depan motor. Hal ini membuat para pembalap kehilangan kepercayaan diri untuk memacu motor hingga batas maksimal.
“Kedua pembalap kesulitan dengan cengkeraman ban dan terutama pada *feeling* bagian depan motor. Kurangnya kepercayaan diri ini memengaruhi kecepatan dan performa mereka secara keseluruhan selama sesi latihan,” ujar Aoyama.
Mantan pembalap MotoGP ini tetap bersikap optimis terkait peluang timnya. Fokus utama Honda Team Asia saat ini adalah memulihkan kenyamanan Veda dan Mitani di atas motor agar mereka bisa tampil lebih kompetitif pada sesi kualifikasi.
Perjuangan Veda Ega Pratama dan para pembalap lainnya untuk memperebutkan posisi start terbaik akan berlanjut pada babak kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (16/5/2026) pukul 17.45 WIB.

