Barcelona – Marcus Rashford dengan cepat menjelma menjadi salah satu pemain kunci Barcelona di awal musim ini. Penyerang asal Inggris yang dipinjam dari Manchester United tersebut telah tampil dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, mencetak tiga gol dan menyumbang empat *assist*.
Rashford menjadi salah satu dari empat pemain yang selalu diturunkan dalam setiap laga, bersama Pedri, Eric Garcia, dan Jules Kounde. Kepercayaan pelatih Hansi Flick kepadanya muncul seiring badai cedera yang melanda lini serang *Blaugrana*, membuka jalan bagi pemain ini untuk unjuk gigi.
Flick sendiri memang tidak pernah meragukan kualitas Rashford. Pelatih asal Jerman itu telah mengikuti karier sang penyerang sejak masa mudanya di Manchester United. Oleh karena itu, ketika kesempatan peminjaman muncul, Flick langsung meminta direktur olahraga klub, Deco, untuk merekrutnya. “Saya bilang kepadanya bahwa kami harus melakukan itu. Marcus adalah pemain luar biasa, persis seperti yang kami butuhkan,” ujar Flick.
Proses peminjaman Rashford ternyata tidak sederhana. Barcelona, yang sebenarnya sudah mengincarnya sejak Januari lalu, baru berhasil memboyongnya pada akhir Juni. Berbagai alasan internal dan eksternal, termasuk perjuangan klub mendaftarkan Dani Olmo di awal tahun dan ketertarikan pada sejumlah pemain lain, turut mempersulit negosiasi.
Untuk memuluskan kesepakatan pinjaman dengan Manchester United, klub yang dibela Rashford sejak usia tujuh tahun, Barcelona harus melibatkan banyak pihak. Bahkan, seorang agen Spanyol yang kerap bekerja untuk rival United, Manchester City, turut membantu menyelesaikan detail akhir negosiasi.
Rashford tiba di Camp Nou dengan kesepakatan pinjaman selama satu musim, disertai opsi permanen senilai 30 juta euro. Klub Spanyol itu membayar gajinya dengan potongan 15 persen dari upah yang ia terima di United. Meskipun banyak yang meragukan kepindahannya setelah kariernya yang pasang surut di Old Trafford, Rashford menjawabnya dengan penampilan apik di awal musim. Ia tercatat sebagai pemain Inggris pertama sejak Gary Lineker pada Juli 1986 yang bergabung dengan tim utama Barcelona.
Sejumlah laporan menyebut Rashford tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru maupun rekan-rekan setimnya di Barcelona. Ia kini menetap di kawasan urbanisasi di kota pesisir Castelldefels, dekat pantai, dan dilaporkan rutin bermain padel serta memancing. Penerimaannya di ruang ganti tim pun berlangsung cepat.
Pemain yang akan genap berusia 28 tahun ini sedang belajar bahasa Spanyol. Namun, kendala bahasa bukan masalah besar, mengingat banyak pemain berbahasa Inggris di skuad, termasuk Robert Lewandowski, Frenkie de Jong, dan Andrea Christensen. Flick beserta staf pelatihnya yang sebagian besar orang Jerman, juga memberikan instruksi dalam bahasa Inggris.
Bek Ronald Araujo memuji Rashford sebagai pemain yang “spektakuler” dan mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran sang penyerang. “Dia bahagia. Kami sudah pernah membicarakan hal itu sebelumnya, kepercayaan diri, kebahagiaan, dan dia bahagia di Barcelona,” kata Araujo. Ia menambahkan, “Anda bisa melihatnya di lapangan. Dia punya kualitas, keterampilan, dia cepat, sangat eksplosif… dia memberi kami banyak hal. Kami senang dia di sini bersama kami.”
Di awal kedatangannya, Rashford sempat sedikit kesulitan dengan taktik. Namun, ia dengan cepat mampu menyesuaikan diri berkat arahan langsung dan instruksi ringkas dari Flick. Pemain yang lebih suka bermain di sisi kiri ini juga telah dimainkan di posisi tengah. Sejumlah sumber berspekulasi, jika ia bertahan, Rashford mungkin akan bersaing dengan Raphinha untuk posisi sayap kiri.
Berbagai faktor, termasuk cedera pemain inti Barcelona, turut memuluskan jalan Rashford untuk membuktikan kemampuannya. Salah satu penampilan terbaiknya adalah saat mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Newcastle United di Liga Champions, di mana ia sebenarnya berpeluang mencetak lebih banyak gol. Bola sepakannya juga sempat membentur mistar gawang saat mengeksekusi tendangan bebas dalam kemenangan 2-1 atas Girona.
Meski demikian, yang ditunjukkan Rashford belumlah cukup. Ia masih berpeluang untuk terus menampilkan permainan terbaiknya di dua pertandingan penting mendatang: laga kandang melawan Olympiacos di Liga Champions pada Selasa malam WIB, 21 Oktober 2025, dan pertandingan tandang melawan Real Madrid di Liga Spanyol pada Minggu, 26 Oktober nanti.

