IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Profesor Unpad Desak Pemerintah Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian

Jakarta – Dewan Profesor Universitas Padjadjaran menyoroti keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) dan mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keanggotaan tersebut.

Sikap itu disampaikan melalui pernyataan bersama yang disebut Seruan Padjadjaran pada pekan ini (5/3/2026). Dalam pernyataan tersebut, para guru besar juga menilai dinamika geopolitik global saat ini menjadi ujian bagi konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas aktif.

Ketua Dewan Profesor Unpad, Atwar Bajari, mengatakan pemerintah perlu meninjau kembali sejumlah kebijakan luar negeri yang dinilai berpotensi merugikan kepentingan nasional, termasuk keterlibatan Indonesia dalam BoP.

"Seruan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan kajian kritis terhadap dampak luas yang ditimbulkan oleh Agreement on Reciprocal Trade (ART) serta keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP)," ujar Atwar Bajari dalam Seruan Padjadjaran.

Selain itu, Dewan Profesor Unpad juga mendesak Presiden Prabowo Subianto agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tersebut.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Dalam pernyataannya, para guru besar juga menekankan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia harus tetap konsisten dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Meskipun bebas aktif berarti Indonesia bebas menentukan posisi dan langkah diplomasi sesuai kepentingan nasional, bukan berarti tidak mengambil sikap ketika terjadi pelanggaran kemanusiaan atau ketidakadilan yang nyata," kata Atwar Bajari.

Komentar

Berita Populer

01

Polres Tanah Datar Tangkap Mahasiswa Diduga Edarkan Sabu

02

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

03

BSPS Bangun Rumah Layak, Hidupkan Ekonomi Lokal

04

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

05

Presiden Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru dalam Empat Kali Perombakan Kabinet

06

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas Jangka Panjang

07

Lima Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Dituntut Hukuman Enam hingga Dua Belas Tahun Penjara

08

Profesor Unpad Desak Pemerintah Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian

Berita Terbaru