IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Prediksi IHSG 1 Juli 2026: Intip Saham Pilihan dan Target Harga

Jakarta, Gonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Rabu (1/7).

Sentimen negatif ini dipicu oleh koreksi tajam yang terjadi pada sesi perdagangan Selasa (30/6) sebesar 3,08 persen ke posisi 5,643.

Analis dari MNC Sekuritas menyatakan bahwa indeks saat ini masih terjebak dalam fase koreksi teknikal yang cukup dalam.

“IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam,” ujar tim analis MNC Sekuritas melalui dokumen riset harian, Rabu (1/7/2026).

Kondisi ini membuat pergerakan indeks masih sangat rawan untuk menguji level support di rentang 5,486 hingga 5,317.

Saham MEDS Melesat ARA, Simak Profil dan Kinerja Terkininya

Sementara itu, level resistance indeks diperkirakan berada pada kisaran 6,007 hingga 6,286.

Para pelaku pasar juga diminta untuk mewaspadai adanya skenario merah dalam pola pergerakan indeks.

Skenario tersebut mengindikasikan bahwa IHSG sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3 yang berpotensi menekan harga lebih rendah.

Di tengah ketidakpastian pasar, strategi buy on weakness menjadi opsi yang direkomendasikan untuk sejumlah saham pilihan.

Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadi salah satu aset yang dipantau ketat.

Harga CPO Melonjak, Cermati Rekomendasi Saham Emiten Sawit Hari Ini

AADI diprediksi terkoreksi 2,20 persen ke level 7,775 akibat tekanan jual yang terus meningkat.

“Diperkirakan posisi AADI saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B) pada skenario hitam,” jelas MNC Sekuritas dalam laporannya.

Investor disarankan melakukan akumulasi di rentang harga 7,300 hingga 7,675 dengan target harga 8,325 dan 8,850, serta membatasi risiko di bawah 7,000.

Selanjutnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) diproyeksikan melemah 3,64 persen ke level 795.

Saham ini masih tertahan di fase konsolidasi atau sideways dengan tekanan jual yang masih dominan.

TOBA Jadi Perusahaan Pertama Raih Predikat Saham Hijau BEI

Target harga untuk DSSA dipatok pada kisaran 910 hingga 1,140 dengan posisi stoploss di bawah 560.

Emiten PT Elnusa Tbk (ELSA) juga diprediksi akan mengalami tekanan serupa dengan potensi pelemahan sebesar 1,89 persen ke level 520.

Analisis teknikal menunjukkan ELSA sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].

Para investor disarankan masuk di area 486 hingga 510 dengan target harga 545 hingga 605, serta disiplin melakukan stoploss di bawah 476.

Terakhir, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) diperkirakan terkoreksi 1,10 persen ke level 3,600.

“Posisi RAJA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A),” papar MNC Sekuritas dalam dokumen analisisnya.

Investor disarankan melakukan buy on weakness pada rentang 3,250 hingga 3,460 dengan target harga hingga 4,750 dan stoploss di bawah 2,950.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

07

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

08

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

Berita Terbaru