Payakumbuh – Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Sumatera Barat. Tim tanggap darurat diterjunkan ke Kecamatan Gunuang Omeh dan Matur untuk memberikan bantuan langsung.
Pelepasan tim dilakukan pada 23 Desember 2025 oleh Direktur PPNP, John Nefri. Tim dipimpin oleh Sentot Wahono, Wakil Direktur bidang kemahasiswaan dan kerjasama, serta beranggotakan Ramaiyulis, Hendra Alfi, Sri Nofianti, Budi Febriandi, dan enam mahasiswa.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti sembako, susu balita, susu lansia, selimut, pakaian ibadah, tangki air bersih, dan perkakas dapur. Dana untuk kegiatan kemanusiaan ini berasal dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
PPNP menjadi salah satu posko tanggap darurat bencana di Sumatera Barat. Selain Gunuang Omeh dan Matur, PPNP juga menyasar Nagari Baruah Gunuang (Bukit Barisan) dan Kecamatan Tanjung Raya.
Sentot Wahono menegaskan, "Tim tidak berhenti disini, kami akan terus berupaya untuk kelanjutan program terutama masa pemulihan nantinya." Bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak oleh tim pengabdian masyarakat, Dharma Wanita Persatuan, dan mahasiswa.


