Jakarta – Gerakan ‘Jaga Jakarta Bersih’ diwujudkan melalui kerja bakti massal serentak pada Minggu, 8 Februari 2026. Seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta bergerak terkoordinasi mulai pukul 08.00 WIB, meliputi Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, Timur, hingga Kepulauan Seribu.
Koordinasi lintas wilayah ini mencerminkan keseriusan menangani masalah sampah dan potensi banjir di ibu kota secara menyeluruh. Dukungan logistik peralatan kebersihan disiapkan dalam jumlah besar, mencakup 5.000 cangkul, 5.000 sekop, 1.000 gerobak sorong, serta 3.000 karung.
Distribusi alat dilakukan merata, setiap kota administrasi menerima 1.000 cangkul, 1.000 sekop, 200 gerobak sorong, dan 600 karung. Peralatan memadai diharapkan memaksimalkan kinerja relawan. Jusuf Kalla menaruh harapan besar pada kolaborasi antarlembaga dan partisipasi masyarakat.
Melalui aksi nyata ini, Jusuf Kalla berharap kolaborasi antarlembaga dapat berkontribusi pada terwujudnya Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Jusuf Kalla menegaskan, "Jakarta Bersih Fondasi Pembangunan."


