Surabaya – Persebaya Surabaya berhasil membungkam Malut United di kandangnya sendiri dengan skor meyakinkan 2-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026, membuktikan ketangguhan mereka di bawah tekanan laga tandang.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin bagi Green Force, melainkan juga sinyal kuat bagi para rival, terutama menjelang duel panas melawan Arema FC.
Bertanding di hadapan pendukung tuan rumah, Persebaya menunjukkan mentalitas yang jauh lebih matang setelah dua hasil kurang memuaskan sebelumnya.
Memasuki babak kedua, Persebaya memilih bermain lebih sabar, menunggu celah sambil meredam gempuran intens dari Malut United.
Lini belakang Green Force tampil disiplin dan tenang, menggagalkan setiap serangan tuan rumah berkat koordinasi yang apik.
Pada menit ke-58, pelatih Bernardo Tavares melakukan penyegaran dengan memasukkan Koko Ari dan Riyan Ardiansyah, menggantikan Malik Risaldi dan Pedro Matos.
Keputusan ini terbukti jitu. Serangan Persebaya semakin intens, dan momentum pun tiba di menit ke-73.
Milos Raickovic memecah kebuntuan dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, memaksimalkan umpan dari Bruno Paraiba. Gol ini membuat Persebaya semakin percaya diri.
Untuk mempertahankan keunggulan, Leo Lelis dimasukkan menggantikan Toni Firmansyah pada menit ke-75, memperkuat lini pertahanan.
Strategi ini berjalan mulus. Malut United kesulitan menembus pertahanan solid Persebaya.
Di masa injury time, tepatnya menit 90+1, Rivera mencetak gol indah setelah menerima umpan matang dari Riyan Ardiansyah, memastikan kemenangan Persebaya. Skor akhir 2-0.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan Persebaya setelah dua kekalahan beruntun.
Laga ini juga mencatatkan rekor impresif di lini pertahanan. Persebaya kini mengoleksi 9 *clean sheet* sepanjang musim 2025/2026.
Pelatih Bernardo Tavares mengaku puas dengan performa timnya.
“Saya melihat para pemain sangat senang dengan hasil ini, apalagi setelah dua pertandingan sebelumnya tidak berjalan baik. Secara mental, mereka memang membutuhkan momen seperti ini,” ujarnya.
Tavares juga menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain.
Fokus Persebaya kini tertuju pada laga berikutnya melawan Arema FC pada pekan ke-30 Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut akan digelar Selasa, 28 April 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dengan *kick-off* pukul 15.30 WIB.
Dengan bekal kemenangan dan *clean sheet*, Persebaya berada dalam momentum positif. Laga kontra Arema FC akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Green Force.

