Jakarta – Denaldy menjelaskan, bersama dengan Sub Holding PTPN I, PTPN IV dan PT SGN, Program penanaman pohon yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group, sampai dengan tahun 2026 telah berhasil menanam sedikitnya 142.400 pohon sejak 2024 dengan pelibatan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, mahasiswa dan kelompok masyarakat.
"Guna memastikan dampak yang optimal, pemilihan jenis vegetasi disesuaikan dengan kebutuhan ekologi serta potensi sosio-ekonomi di masing-masing wilayah operasional," terang dia.
Denaldy memaparkan, ragam tanaman yang ditanam mencakup kategori konservasi seperti Pinus, Damar, Mahoni, Cendana, Bayur, Jamblang, Kiara Payung, Cemara, Ketapang untuk penguatan ekosistem, serta tanaman produktif seperti Alpukat, Nangka, Durian, Jambu, dan Aren yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.
"Aksi penanaman ini diprioritaskan pada lokasi strategis, meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS), rehabilitasi lahan kritis, hingga penghijauan di area publik," ucap dia.
Denaldy menyampaikan, penanaman pohon ini merupakan bagian kesatuan dari seluruh gerak proses bisnis yang dilakukan PTPN Group.
"Pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam. Oleh karena itu, setiap langkah perusahaan tidak hanya berorientasi pada produktivitas dan kinerja usaha, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem, serta peningkatan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan," tutup Denaldy.

