Gonesia – Manchester United tidak hanya berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan Crystal Palace 2-1 di Liga Inggris, Minggu (30/11/2025) malam WIB, tetapi juga merayakan rekor assist baru Bruno Fernandes dan berakhirnya paceklik gol Joshua Zirkzee. Kemenangan ini membawa sejumlah fakta menarik terkait performa para pemain kunci Setan Merah.
Bertandang ke Selhurst Park, Manchester United sempat tertinggal oleh gol penalti Jean-Philippe Mateta pada menit ke-36. Namun, tim asuhan Ruben Amorim tersebut bangkit di babak kedua.
Joshua Zirkzee berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54, diikuti oleh gol Mason Mount pada menit ke-63. Menariknya, kedua gol kemenangan Setan Merah berawal dari situasi bola mati atau set-piece.
Tambahan tiga poin ini mengantar Manchester United naik ke posisi ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 21 poin dari 13 pertandingan, hasil enam kemenangan, tiga seri, dan empat kekalahan.
Hasil ini juga menghentikan rekor tak terkalahkan Palace di kandang dalam 12 pertandingan Liga Inggris, sekaligus memperpanjang catatan tandang tak terkalahkan MU menjadi empat laga beruntun.
Kemenangan ini menyoroti peran sentral kapten Manchester United, Bruno Fernandes. Gelandang asal Portugal itu mencatatkan dua assist krusial yang membuka jalan bagi kebangkitan tim di babak kedua.
Dua assist tersebut membuat Bruno Fernandes semakin kokoh sebagai top assist klub musim ini. Total, ia kini mengoleksi 56 assist di Premier League untuk Manchester United.
Catatan impresif ini resmi melampaui legenda klub, Paul Scholes, yang memiliki 55 assist di Liga Inggris bersama Setan Merah. Peran Bruno sebagai pengatur tempo dan kreator serangan sangat vital.
Dalam daftar penyumbang assist terbanyak Manchester United di Premier League, Bruno Fernandes kini hanya berada di belakang Ryan Giggs (162), Wayne Rooney (93), dan David Beckham (80).
Selain Bruno, Joshua Zirkzee juga menjadi sorotan utama. Penyerang asal Belanda itu akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak gol penting yang sekaligus mengakhiri paceklik golnya selama hampir satu tahun.
Zirkzee mencetak gol pertamanya di Liga Inggris sejak terakhir kali membobol gawang Everton pada Desember 2024, atau tepat 364 hari yang lalu. Gol ini mengakhiri rentetan 24 penampilan liga tanpa gol bagi penyerang berusia 24 tahun tersebut.
Pelatih Ruben Amorim memuji peningkatan performa Zirkzee. “Gol itu sangat penting. Namun, bukan hanya soal golnya. Bahkan pada babak pertama, pergerakannya ke ruang kosong sangat membantu,” ujar Amorim.
“Dia memang kesulitan dalam beberapa duel, tetapi di babak kedua dia memenangkan lebih banyak duel dan kami berkembang karena kualitasnya,” tambah pelatih asal Portugal itu. “Penting baginya memahami bahwa kontribusinya bukan hanya gol. Kami bisa bermain lebih baik karena dia tampil lebih baik di babak kedua.”


