Berita

Menlu Tegaskan Perjanjian Akses Wilayah Udara AS Tidak Ancam Kedaulatan Indonesia

Jakarta – Sugiono menyampaikan Indonesia memegang prinsip politik bebas aktif. Menurut dia, Indonesia dapat melakukan perjanjian serupa soal akses wilayah udara dengan negara-negara lainnya.

"Sebagai negara yang memiliki tradisi dan politik luar negeri bebas aktif, ya perjanjian serupa itu juga kalau misalnya dilakukan dengan negara-negara lain, ya enggak ada masalah, kan gitu. Mekanismenya seperti apa, implementasinya seperti apa," tuturnya.

Dia memastikan perjanjian overflight access dengan AS tak akan menyeret Indonesia ke dalam konflik global saat ini. Dengan situasi global saat ini, kata Sugiono, Indonesia secara tak langsung akan terkena dampaknya.

"Jadi jangan kemudian dipersepsikan sebagai sesuatu yang menyeret Indonesia dan apa, mengancam kedaulatan. Dengan situasi dunia yang seperti ini, ya Indonesia mau tidak mau akan terdampak apa pun yang terjadi di dunia ini," jelas Sugiono.

Meski begitu, pemerintah memastikan kebijakan luar negeri yang diambil tak akan mengancam kedaulatan Indonesia. Hal ini sesuai amanah konstitusi bahwa pemerintah wajib melindungi segenap bangsa Indonesia.

Zarof Ricar Gunakan Perusahaan Bayangan untuk Sembunyikan Aset Hasil Tindak Pidana

"Pemerintah ini dilantik, dipilih oleh rakyat, kemudian disumpah untuk menjalankan konstitusi dan semua Undang-Undang. Yang intinya adalah bahwa satu, pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ada aspek kedaulatan di situ, kemudian meningkatkan kesejahteraan umum di situ. Jadi, saya tidak melihat urusannya sama menyeret Indonesia ke dalam konflik global," pungkas Sugiono.

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com