Berita

Menkum Dorong Pelaku Industri Olahraga Daftarkan Kekayaan Intelektual Demi Keuntungan Ekonomi

Jakarta – Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi industri olahraga bukan sekadar memberikan perlindungan, melainkan juga manfaat ekonomi. Hal ini disampaikan dalam acara peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, Minggu (26/4/26) di Anjungan Sarinah, Jakarta.

"Mulai saat ini, kita menggalakkan mendaftarkan hak kekayaan intelektual karena bukan hanya untuk memberi perlindungan, tetapi yang lebih utama bahwa di balik hak kekayaan intelektual itu ada manfaat ekonominya, ada nilai komersialisasinya yang perlu kita bekerja bersama-sama," ungkap Supratman.

Adapun acara ini turut dihadiri oleh Gunawan Suswantoro, Hermansyah Siregar, Hermawan Sutanto, dan sejumlah atlet tanah air seperti Suwardi, Apriyani Rahayu, M. Rian Ardianto, dan Hanif Sjahbandi.

Supratman menambahkan, pendaftaran ini bukan hanya menguntungkan pelaku usaha, melainkan dampak ekonomi besar termasuk penyerapan tenaga kerja. Upaya ini menyusul adanya transformasi industri olahraga yang berkembang pesat.

Dalam peringatan kali ini, Kemenkum mengangkat tema ‘Kekayaan Intelektual dan Olahraga: Siap Berinovasi’. Supratman menyebut, olahraga menjadi industri besar yang sering kali luput dari perhatian hak paten.

Kemendagri Ajukan Tambahan Rp6,27 Triliun untuk 2027

"Yang sering tidak kita perhatikan, sering tidak terbaca secara visual, terlihat secara visual, adalah banyaknya paten yang berada dalam ekosistem olahraga. Ya, ada sepatu, ada bola, di arena ada sepeda, ada raket, bola padel, raket padel, itu semua karya cipta yang luar biasa karena itu melekat di dalamnya adalah kekayaan intelektual," jelasnya.

Oleh karena itu, Supratman mendorong kepada para pelaku industri olahraga untuk mendaftarkan kekayaan intelektualnya. Sehingga tidak hanya mengejar prestasi, melainkan dapat manfaat ekonomi dari industri tersebut.

"Kita berharap mudah-mudahan event kali ini itu akan mendorong di samping prestasi tapi juga menyangkut soal manfaat ekonominya itu bisa dirasakan oleh industri ini," sambung dia.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru