Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah akan terus mendukung koperasi, termasuk yang sudah lama berjalan seperti Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau), melalui pendampingan, penguatan sumber daya manusia, serta kemudahan pembiayaan bergulir berbiaya rendah dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Pernyataan itu disampaikan Ferry saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Inkopau di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
“Selain menjalankan tugas yang menjadi program prioritas nasional (KDKMP), Kemenkop juga tetap membina koperasi yang sudah ada, seperti salah satunya termasuk koperasi di lingkungan TNI AU ini (Inkopau),” ujar Ferry.
Ia mengatakan, keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan koperasi terlihat jelas dari target Presiden Prabowo untuk membangun 83.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurut dia, percepatan program itu juga tidak lepas dari keterlibatan TNI yang menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.
Ferry menilai Inkopau memiliki kinerja yang impresif dan layak dijadikan mitra dalam penguatan kapasitas SDM, terutama untuk mendukung program KDKMP. Karena itu, Kemenkop disebut siap memberi dukungan penuh terhadap aktivitas usaha koperasi tersebut.
“Kalau perlu kita bantu meminta penyesuaian peraturan Kementerian Keuangan agar Inkopau bisa lebih punya porsi yang memungkinkan untuk melakukan terobosan-terobosan terhadap pemanfaatan aset dan pengembangan usahanya,” katanya.
Ferry juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Inkopau yang dinilainya tetap konsisten menjalankan usaha di tengah tugas menjaga keamanan negara. Ia menyebut dukungan TNI AU menjadi bukti bahwa koperasi bisa tumbuh lebih kuat dan modern.
“Presiden ingin praktik dan sistem arah ekonomi kita kembali ke konstitusi, di situlah koperasi menjadi badan usaha yang paling relevan,” tegas Ferry.

