Berita

Menag Ingatkan Bahaya Pengajar Agama yang Menebar Benih Kebencian Antarumat

Jakarta – Nasaruddin Umar mengajak masyarakat melakukan muhasabah atau introspeksi diri sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan.

Dia menjelaskan, kualitas keislaman seseorang memiliki tingkatan yang harus terus diupayakan, yakni fasik, awam, ahlul thoa, ahlul ibadah, hingga ahlullah.

Menurutnya, fasik adalah mereka yang mengaku Muslim namun tidak menjalankan kewajiban, sedangkan awam merujuk pada mereka yang sudah mulai beribadah, tetapi belum konsisten dan masih sebatas formalitas.

“Di atasnya ada ahlul thoa, yang sudah mulai disiplin dalam ibadah, namun masih merasa terbebani. Lalu ada ahlul ibadah, yang menjalankan ibadah karena cinta kepada Allah,” ujar Nasaruddin.

Dia menambahkan, tingkat tertinggi adalah ahlullah, yakni mereka yang telah mencapai kecintaan penuh kepada Allah. Pada tahap ini, seseorang tidak lagi membedakan antara ibadah wajib dan sunnah serta tidak menghitung-hitung amal yang dilakukan.

Kemendagri Ajukan Tambahan Rp6,27 Triliun untuk 2027

“Semoga kita semua bisa terus naik dari satu tingkat ke tingkat berikutnya dalam kualitas keislaman kita,” ucapnya.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru