Madrid – Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, secara tegas meminta para kritikus dan netizen untuk menghentikan tekanan terhadap talenta muda Barcelona, Lamine Yamal. Mbappe menekankan bahwa pemain berusia 18 tahun itu seharusnya dibiarkan berkembang tanpa gangguan dari luar lapangan.
Yamal sedang menikmati awal musim yang cemerlang di LaLiga bersama Barcelona. Ia berhasil mencetak dua gol dan menyumbang tiga assist dalam empat pertandingan, sebelum cedera pangkal paha membuatnya absen dalam beberapa pekan terakhir.
Performa konsisten di usia belia ini membuatnya digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik di generasinya. Pemain sayap tersebut juga baru saja meraih Trofi Kopa keduanya secara beruntun pada upacara Ballon d’Or bulan lalu.
Namun, Yamal harus menepi dari skuad Spanyol untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria karena masalah kebugaran. Ketidakhadirannya memicu ketegangan antara Barcelona dan federasi sepak bola Spanyol terkait penanganan kondisi fisiknya.
Selain persoalan di lapangan, kehidupan pribadi Yamal juga kerap menjadi sasaran perbincangan publik. Sorotan berlebihan terhadap gaya hidup dan keputusan pribadinya dinilai Mbappe tidak adil bagi seorang pemain yang baru berusia 18 tahun.
Dalam wawancaranya bersama Jorge Valdano di Movistar, Mbappe menegaskan pentingnya melindungi Yamal dari kritik yang tidak perlu. Mbappe berpendapat bahwa setiap pemain muda pasti membuat kesalahan, dan itu adalah bagian dari proses pendewasaan.
Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga gairah dan kecintaan Yamal terhadap sepak bola tetap menyala. Mbappe juga mengingatkan publik agar fokus pada performa Yamal di lapangan, bukan kehidupan pribadinya. Ia menyerukan agar bakat besar Yamal dihargai, bukan dijadikan bahan gosip.

