Jakarta – Kabar baik bagi pecinta sepak bola India! Setelah sempat terancam bubar karena masalah kontrak komersial, Liga Super India (LSI) musim 2025-2026 akhirnya dipastikan akan bergulir mulai 14 Februari 2026. Kepastian ini disambut lega, terutama setelah sebelumnya ketidakjelasan liga mendorong sejumlah pemain asing untuk mencari pelabuhan baru, termasuk dua pemain yang kini membela Persijap Jepara.
Liga Super India sempat dirundung ketidakpastian setelah kontrak komersial antara Federasi Sepak Bola India (AIFF) dengan Football Sports Development Limited berakhir dan belum ada penggantinya. Situasi ini membuat jadwal liga terkatung-katung dan memunculkan spekulasi pembatalan.
Kondisi ini membuat beberapa pemain asing memilih untuk hengkang, mencari tantangan baru di liga lain. Indonesia menjadi salah satu destinasi menarik, terutama bagi pemain yang ingin terus berkompetisi di level profesional.
Jose Luis Espinosa Arroyo dan Borja Herrera, dua pemain asal Spanyol yang sebelumnya merumput di LSI, menjadi bukti nyata. Espinosa Arroyo, yang pernah membela Mumbai City, dan Herrera, mantan pemain FC Goa, kini berseragam Persijap Jepara.
Kabar baik tentang kelanjutan LSI ini muncul setelah AIFF menggelar rapat darurat pada 3 Januari 2026. Pertemuan tersebut membahas laporan dari Komite Koordinasi AIFF-ISL yang dibentuk sebelumnya.
AIFF akhirnya memutuskan untuk mengambil alih penyelenggaraan liga. “Tanggal untuk ISL akan diumumkan minggu depan,” tulis akun Instagram resmi @indianfootball saat itu.
Pada 6 Januari 2026, pengumuman resmi pun dirilis. “Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) dengan senang hati mengumumkan bahwa musim Indian Super League (ISL) 2025-26 akan dimulai pada 14 Februari 2026,” tulis @indianfootball.
Untuk musim ini, LSI akan diikuti oleh 14 tim yang akan bertanding dalam format *round-robin* satu putaran. Jadwal pertandingan secara detail akan diumumkan menyusul, setelah konsultasi lebih lanjut dengan klub-klub peserta.

