Labuhan Dalam – DPW LDII Lampung mencatat lonjakan jumlah hewan kurban pada 2026 dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, warga LDII Lampung menghimpun 1.724 ekor sapi dan 1.534 ekor kambing, dengan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp38 miliar.
Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, menyampaikan capaian tersebut dalam kegiatan Silaturahmi Zulhijah 1447 H di halaman Masjid Hizbullah, Rabu 27 Mei 2026. Ia menyebut peningkatan paling terlihat terjadi pada sapi dan kambing yang dikurbankan warga.
“Untuk sapi mengalami kenaikan sebesar 12 persen atau bertambah 183 ekor, sedangkan kambing melonjak hingga 29 persen atau bertambah 345 ekor,” kata Aditya, dikutip dari RMOLLampung.
Menurut dia, seluruh hewan kurban itu akan disembelih lalu disalurkan melalui 415 titik distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Lampung. Dari proses itu, LDII Lampung menargetkan pembagian 101.634 paket daging kurban kepada masyarakat.
Aditya menilai, besarnya partisipasi warga dalam ibadah kurban tidak hanya mencerminkan semangat beribadah, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia berharap kurban menjadi ruang untuk memperkuat keikhlasan sekaligus kebersamaan.
“Kurban diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan dan kebersamaan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Lampung Baharuddin memberi apresiasi atas konsistensi LDII dalam merawat kerukunan antarumat beragama di daerah itu. Ia menilai semangat berbagi tanpa membedakan latar belakang dapat memperkokoh persatuan.
“Ketika kita ikhlas berbagi tanpa memandang latar belakang, di situlah ukhuwah dan persatuan bangsa kokoh terbangun,” kata Baharuddin.

