Berita

KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Pemerasan Sudewo

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Sudewo. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, "Penyidik mendalami keterangan terkait proses penyerahan uang pendaftaran perangkat desa."

Pendalaman tersebut dilakukan dengan memeriksa enam saksi pada 2 April 2026. Mereka adalah SY, JL, dan PMN selaku calon perangkat desa; AS selaku Kepala Desa Slungkep; MR selaku pihak swasta; serta ASH selaku Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Sudewo di Kabupaten Pati pada 19 Januari 2026. KPK menetapkan empat tersangka dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa, yaitu Sudewo, Abdul Suyono, Sumarjiono, dan Karjan. Selain itu, Sudewo juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Dalam kesempatan berbeda, KPK mengumumkan bahwa 96,24 persen penyelenggara negara telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode pelaporan 2025. Budi Prasetyo menyebutkan, "Capaian ini menunjukkan partisipasi luas penyelenggara negara atau wajib lapor dalam memenuhi kewajiban transparansi sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi."

Sektor yudikatif mencatat tingkat kepatuhan tertinggi sebesar 99,99 persen, diikuti sektor BUMN/BUMD sebesar 97,06 persen, sektor eksekutif 96,75 persen, dan sektor legislatif 82,21 persen. KPK akan memverifikasi laporan tersebut sebelum mempublikasikannya melalui laman resmi agar dapat diakses dan dipantau oleh masyarakat.

Menkraf Resmikan Restoran Sederhana, Dorong Kuliner Indonesia Mendunia

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru